Sampai Saat Ini Centra IKM Di Desa Baengas Masih “Nganggur”

Kadisperinnaker Bangkalan, Ir Tamar Djaja

Bangkalan,maduranewsmedia.com – Centra Industri Kecil Menengah (IKM) yang bangun pada tahun 2017  di desa Baengas kecamatan Labang kabupaten Bangkalan sampai saat ini masih belum ditempati alias masih Nganggur. Centra IKM yang menelan biaya Rp 9 Milyar dan dibangun diatas lahan seluas 5,2 Hektar itu rencananya akan ditempati pada tahun 2020.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupatan Bangkalan, Ir Tamar Djaya mengatakan pada tahun 2017 lalu Disperinaker mengajukan dana untuk kelanjutan pembangunan centra IKM Rp 10 Milyar,  akan tetapi dana yang terealisasi Rp 9,384 Milyar. “Dana itu digunakan untuk paving, pembangunan 2 gedung IKM dan pembangunan 2 toilet umum,” jelasTamar Djaya, Selasa (03/12/2019).

Dikatakan dia, untuk kelanjutan pembangunan Gedung centra IKM itu, pada tahun 2018 Disperinaker kembali mengajukan dana Rp 6 Milyar, akan tetapi pengajuan aanggaran itu tidak terealisasi karena adanya keterlambatan dalam proses pelelangan fisik. “Kuatirnya waktunya tidak mencukupi, sehingga dana tersebut dikembalikan,” jelas Tamar sapaan akrab kadisperinaker kabupaten Bangkalan ini..

Dijelaskan Tamar, terhambatnya pemanfaatan gedung centra IKM ini disebabkan karena kekurangan dana untuk pembangunan sarana dan prasarana pada gedung tersebut. “Akhirnya pada tahun 2019 kami mengajukan dana lagi sebesar Rp 3,915 Milyar akan tetapi yang terealisasi Rp 3,018 Milyar. “Dana itu digunakan untuk pembelian Jenset, ATK, Peralatan kantor, Meja, kursi dan lain sebagainya,” terangnya.

Ditambahkan Tamar,  pada tahun 2020  pihaknya meminta izin kepada Kemenaker  RI  untuk menggunakan gedung Centra IKM tersebut. “Sebagian alat standarnya sudah selesai, minimal sudah ada semua. Dan kami tidak asal menggunakan gedung itu karena kami juga harus mencari UPTD pengelola yang mana harus PNS dan juga untuk keamanan di gedung itu kami sudah menempatkan 3 orang untuk menjaga keamanan di centra IKM,” pungkasnya. (ver/shb).