Satu CJH Pamekasan Meninggal Dunia, Tiga  3 Orang CJH  Masih Terkendala Visa

cjh pamekasan

cjh pamekasan

Pamekasan maduranewsmedia.com Dari total 749 Jamaah Calon Haji (JCH) 2016 asal Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur 3 diantaranya keberangkatannya tertunda. Sedangkan 1 calon jamaah gagal berangkat karena meninggal dunia.

Kepala seksi (kasi) Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Pamekasan, Afandi mengatakan, sebelumnya total keseluruhan yang bakal menjalankan ibadah haji ke Tanah Suci sebanyak 749. Namun, 3 jamaah masih proses pengurusan visa sedangkan 1 orang wafat sebelum berangkat.

“Ada 745 yang berangkat hari ini. 3 orang menyusul 1 orangnya wafat kemarin,” katanya pada sejumlah wartawan. Selasa (9/8/2016).

Menurutnya, jika dalam waktu dekat berkas-berkasnya selesai, maka ketiga JCH itu langsung berangkat. Hanya saja, pemberangkatannya dari rumah JCH langsung menuju Asrama haji Surabaya, kemudian yang meninggal dunia bisa dimutasi dengan beberapa ketentuan yang berlaku.

“Ya bahasa kasarnya, besok atau lusa jika visanya sudah keluar maka jamaah berangkat sendiri dari rumahnya ke Surabaya, namun tetap mendapat pengawalan dari kami (Kemenag),” tambah Afandi.

3 JCH yang masih mengalami kendala visa itu masing-masing Sugiarti dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Nurul Hikmah, Asmari dari KBIH Asy-Syarifain dan Hamidah dari KBIH Al-Miftah. Sementara JCH yang meninggal dunia atas nama Mashudi dari KBIH Miftahul Qulub.

Dengan demikian, total JCH yang diberangkatkan hari ini sebanyak 745, yang terbagi menjadi dua kelompok terbang (Kloter) yaitu kloter 2 dan 3 dengan menggunakan bus sebanyak 17 unit dari Masjid Agung Asy-Syuhada sekitar pukul 12.30 Wib. (rhm/shb)

 

iklan 100x100