Sebelum Meninggal Pasien Pertama Virus Corona (Covid-19) Warga Blega yang Dinyatakan sembuh Itu Alami Muntah Darah

tua R Pasien Positif virus Corona asala Blega saat pulang dari RSUD Syamrabu sebelum meninggal dunia

Bangkalan,maduranewsmedia.com– Innalillahi wa inna ilaihi rojiun, kabar duka datang dari keluarga pasien positif virus Corona (Covid-19) pertama di kabupaten bangkalan yaitu R warga kecamatan Blega yang telah dinyatakan sembuh oleh pihak RSUD Syamrabu Bangkalan dan dibolehkan pulang, ternyata Jum,at sekitar pukul 22.35 wib meninggal dunia. “Laporan dari keluarga sejak sekitar pukul 18.00 wib pasien mengalami mimisan dan muntah darah,” kata Humas Gugus Tugas Covid19 Kabupaten Bangkalan Agus Zain, Sabtu (18/04/2020)

Dikatakan dia, Dasar pemulangan pasien sembuh asal Blega itu  adalah hasil rapid tes dari Laboratorium BBTKL-PP Sby Nomor: TL 02.04/1/1714/2020 tanggal 14 April 2020. “Kondisi klinis pasien yang membaik, tanpa oksigen, nafsu makan minum baik, untuk penyakit yang menyertai tua R yaitu kelainan darah maka pasien direkomendasikan untuk berobat lanjutan ke RS kelas A di Surabaya,” jelas Agus Zain yang juga Kadiskominfo kabupaten Bangkalan ini.

Untuk Kronologi kematiannya kata Agus Zain,  ada laporan dari keluarga sejak sekitar pukul 18.00 wib pasien mengalami mimisan dan muntah darah,sekitar pukul 22.00 wib pasien tiba di IGD puskesmas Blega dalam kondisi yang sangat lemah, sesak nafas, trombosit 15 ribu dari kondisi normal seharusnya 150 ribu sehingga resiko pendarahan sangat tinggi. “Hasil konsultasi dengan tim dokter RSUD Syamrabu Bangkala, Puskesmas Blega diminta untuk berkoordinasi dengan rumah sakit tipe A di Surabaya untuk  merujuk pasien itu,” terangnya.

Namun kata Agus Zain, pada saat proses koordinasi dengan rumah sakit tujuan, sekitar pukul 22.35 wib pasien telah meninggal dunia. “Pemakaman almarhum tidak menggunakan protab Covid-19,” pungkasnya. (hib/shb)