Sejak Pandemi Covid-19, 3 Unit Mobil Perpustakaan Keliling Dinas Arsip Dan Perpustakaan Bangkalan Dikandangkan

mobil perpustakaan keliling dikandangkan di garasi

Bangkalan,maduranewsmedia.com- Sebelum pandemi Covid-19, tiga Mobil Perpustakaan Keliling mengunjungi masyarakat ke desa-desa yang ada di 18 kecamatan di kabupaten Bangkalan, namun sejak pandemi Covid-19, tiga mobil perpustakaan keliling itu di kandangkan di garasi..”Salah satu pertimbangannya kenapa Mobil perpustakaan keliling ini kita istirahatkan, karena di masa pandemi Covid-19 ini sekolah-sekolah diliburkan secara otomatis kita menyesuaikan dengan kondisi dilapangan,” kata Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan kabupaten Bangkalan, Mohammad Musleh, Selasa (06/10/2020).

Dikatakan dia, selain karena banyak sekolah-sekolah yang tutup karena pandemi Covid-19, diistirahatkannya 3 mobil perpustakaan keliling ini juga disebabkan karena tidak adanya anggaran operasional “Dengan adanya pandemi Covid-19 ini kita tidak ada biaya operasional, kita hanya menyediakan dana pembelian BBM untuk memanasi mobil perpustakaan keliling itu, 1 mobil kita anggarkan Rp 100 ribu, jadi untuk 3 mobil perpustakaan keliling Rp 300 ribu,” jelas Musleh sapaan akrabnya Kadis Arsip dan Perpustakaan kabupaten Bangkalan ini.

Dijelaskan Musleh, sejak bulan Maret 2020 kunjungan mobil perpustakaan keliling (Kubiling) Dinas Arsip dan Perpustakaan tidak beroperasi. “Sejak Pandemi Covid-19  mulai bulan Maret – April, dan setelah ada surat edaran dari pemerintah terus kita menyesuaikan dengan mengistirahatkan mobil perpustakaan keliling itu,” terangnya.

Sebenarnya kata Musleh, pihaknya ingin terus mengaktifkan kunjungan mobil Perpustakaan Keliling (Kubiling) ini. ”Pada prinsipnya kita ingin melakukan itu,  namun kita terbentur dengan penyediaan anggaran, bayangkan 1 mobil  kita anggarkan hanya Rp 100 ribu untuk BBM-nya, tapi melihat kondisi Covid-19 akhir akhir ini kita menghindar sementara,  karena kuatir terjadi kerumunan kerumunan, sesuai dengan keinginan satgas Covid-19 kabupaten Bangkalan, untuk sementara  kita hindari kerumunan, biar bagaimanapun  ketika mobil perpustakaan keliling ini ada di satu titik misalnya , secara otomatis kerumunan itu tidak bisa dihindarkan,” tuturnya.


Meskipun demikian kata Musleh, di istirahatkannya 3 mobil perpustakaan keliling ini tidak lantas menutup kasempatan masyarakat untuk membaca dan meminjam buku. “Selama Pandemi Covid-19 ini  kita  mengoptimalkan perpustakaan dearah, jadi perpustakaan masih beroperasi,” katanya.

Namun Imbuhnya, pada tahun anggaran 2021, pihaknya tetap menganggarkan untuk . kunjungan mobil perpustakaan keliling (Kubiling). “Untuk tahun 2021 kita sudah  anggarkan untuk Kubiling dan semoga covid-19 ini cepat berakhir, sehingga kita bisa keliling lagi dengan kubiling dan branding kita ini adalah Kubiling,” pungkasnya. (hib/shb).