Sekjen Kemendesa Serahkan BLT DD Secara Simbolis Di Kabupaten Malang

Kadis PMD Jatim, Mohammad Yasin Mewakili Kemendesa menyerahkan BLT DD di kabupaten Malang

Malang,maduranewsmedia.com–  Sekjen Kemendesa Dr. Anwar Sanusi Phd yang diwakili oleh Kadis PMD Provinsi Jawa Timur, Ir. Mohammad Yasin M.Si menyerahkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD).secara simbolis  Kepada 10 KPM di Desa Pandanlandung Kecamatan Wagir Kabupaten Malang. . “Karena ini selalu menjadi perhatian Bapak Presiden agar BLT DD segera dapat disalurkan untuk membantu masyarakat miskin terdampak covid 19,” kata Sekjen Kemendesa Dr. Anwar Sanusi Phd dalam sambutannya yang disampaikan melalui teleconference, Kamis (30/04/2020).

Sekjen Kemendesa kelahiran Ponorogo ini memuji kinerja jajaran PMD, Camat dan Kepala Desa di Jawa Timur yang dengan cepat dapat menyalurkan BLT-DD. “Pujian ini wajar kita berikan kepada Jatim, karena Jatim telah berhasil menyalurkan BLT DD tercepat secara Nasional,” jelas Anwar Sanusi.

Sementara itu, Kadis PMD Provinsi Jatim,  Ir. Mohammad Yasin M.Si mejelaskan, PMD Jatim telah menyalurkan BLT DD kepada 2.703 KPM yang tersebar di 21 desa di 9 kecamatan. “Masing-masing KPM menerima BLT DD sebesar Rp 600 ribu/bulan selama 3 bulan,” terang Mohammad Yasin.  

Dijelaskan Mohammad Yasin, selain di kabupaten malang, penyaluran BLT DD ini juga dilakukan secara bersamaan di Kabupaten Gresik, Lamongan, Tulungagung, Trenggalek dan Lumajang. “Jatim melalui surat edaran Gubernur mengintruksikan agar penyaluran BLT DD ini dilakukan secara non tunai (cash less) agar menjamin akuntabilitas, tepat sasaran, tepat jumlah dan tepat manfaat,” tutur Yasin sapaan akrabnya Kadis PMD Jatim ini.

Sebab kata Yasin, kalau BLT DD ini diberikan non tunai uang masuk ke rekening maka KPM bisa mengambil sewaktu waktu sesuai dengan kebutuhan, tapi kalau diberikan tunai ada kemungkinan uang langsung habis untuk kebutuhan sesaat. “Padahal wabah covid-19 ini kan belum tau berhentinya kapan, kalau KPM punya tabungan di rekening paling tidak ada jaminan ketenangan batin untuk kebutuhan hidup sehari-hari, sekaligus ini juga memberdayakan masyarakat melalui budaya menabung,” kata Yasin.

Sedangkan, Kepala Dinas PMD Kabupaten Malang, Drs. Suwadji, S.IP, M,Si menjelaskan, setelah penyerahan BLT DD di Desa Pandanlandung ini, maka penyerahan BLT DD akan dilanjutkan ke desa desa yang lain, “Targetnya minggu depan, yaitu 5 desa di Kecamatan Tumpang, 4 desa di kecamatan Singosari, 3 desa di Tajinan dan masing-masing 1 Desa pada Kecamatan Kromengan, Wonosari, Gedangan, Sumberpucung, Kalipare, Ngajum, Lawang dan Wagir. Dengan penerima manfaat sebanyak 2.288 KK dengan besar penyaluran mencapai Rp. 1.372.800.000,” jelasnya..

Perlu diketahui, alokasi DD Jawa Timur tahun 2020 ini mengalami penyesuaian akibat realokasi APBN untuk penanganan Covid 19, dari yang awalnya sebesar Rp. 7,654 Trilyun berkurang menjadi Rp. 7,570 Trilyun. Potensi maksimal unt BLT DD bisa mencapai Rp. 2,285 Trilyun untuk 1.265.845 keluarga miskin dan terdampak covid 19 di 7.724 Desa.(pmd/shb)