Siswa SMKN-3 Bangkalan Di Begal

siswa SMKN-3 saat dirawat di puskesmas kota

siswa SMKN-3 saat dirawat di puskesmas kota

Bangkalan, Maduranewsmedia.com – Nasib sial menimpa Faiz Sabirin siswa kelas 1 SMKN-3 Bangkalan, warga desa Petaonan kecamatan Socah kabupaten Bangkalan itu dibegal saat akan berangkat ke sekolah di jalan Ring Road Barat desa Bilaporah kecamatan Socah.  Sebelum mengambil sepeda motor korban, pelaku membacok dengan pisau hingga bahu kanan korban mengalami luka bacok sedalam 5 cm. Setelah korbannya tidak berdaya pelaku membawa kabur sepeda motor Honda Vario warna putih ke arah timur. “Setelah saya dibacok motor saya dibawa kabur kea rah timur,” kata Faiz Sabirin saatt dirawat di Puskesmas Seninan kelurahan Kemayoran kecamatan kota Bangkalan, Kamis (11/02/2016).

Dijelaskan Faiz Sobirin, setelah selesai berolahraga dirinya pulang mandi ke rumahnya di desa Petaonan. Setelah sarapan pagi ia berangkat melintas di jalan Ring Road Barat. “Saat itu saya dipepet oleh dua orang memakai cadar yang mengedarai honda Biz, lalu keduanya menghetikan saya,” jelas Faiz Sobirin.

Setelah berhenti kata Faiz, satu dari dua orang begal itu merampas sepeda motor miliknya, faiz berusaha melawan, namun si begal itu mengeluarkan pisau dan membacoknyak. “Saya di bacok dari belakang, kemudian sepeda saya langsung diambil dan dibawa kabur,” katanya.

Guru SMKN-3 Bangkalan, Siti Fatimah menjelaskan, siswanya yang menjadi korban begal itu diantar temannya ke sekolah, kemudian pihak sekolah mengantarkan ke puskesmas. “Dia habis olah raga pulang dan mau berangkat lagi, beruntung masih ada teman dia yang bawa ke sekolah,” katanya.

Dikatakan Siti Fatimah,  tidak hanya Faiz Saobirin saja siswa SMKN-3 bangkalan yang menjadi korban perampokan di jalan Ring Road Barat tersebut. “Seringkali siswa SMK-N 3  di rampok di jalan itu pak, ini bukan yang pertamakalinya, tapi seringkaoi siswa kami jadi korban perampokan,” tuturnya.

Siti Fatimah mengharpkan, agar Polres Bangkalan meningkatkan patroli dijalan Ring road Barat tersebut. “Y akami harap pihak keamanan meningkatkan patroli, biara di jalan itu aman,” harapnya.

Petugas medis Puskesmas Seninan, Arif Rahman menjelaskan, siswa SMKN-3  yang menjadi korban pembacokan tidak perlu melakukan rawat inap. “Cukup rawat jalan aja, lukanya tidak begitu parah,” pungkasnya. (hib/shb)

iklan 100x100