Sungai Blega Meluap, Jalan Nasional Dan Sejumlah Perkantoran Tergenang

pasar Tradisional Blega tergenang

Bangkalan,maduranewsmedia.com- Hujan dengan intensitas Sedang yang melanda  Kecamatan Geger, Kecamatan Konang, Kecamatan Kokop dan Kecamatan Blega mengakibatkan sungai Blega meluap dan menggenangi rumah penduduk, Perkantoran, Bangunan Sekolah, Lahan Pertanian, Lahan Tambak dan Jalan Raya Nasional Blega. “Banjir mulai menggenangi rumah penduduk pada hari Rabu 30 Desember 2020 Pukul 05.00 Wib dengan ketinggian air sampai dengan 80 cm,” .kata Kepala pelaksana Badan Penanggulangan bencana Daerah (BPBD) kabupaten Bangkalan, Rizal Morris, Ap, M.Si,  Rabu (30/12/2020).

Dikatakan Dia, akibat banjir tersebut, 9 dusun di desa Blega tergenang. ke-9 dusun itu antara lain; RW. 02 Dusun Klabangan, RW. 03 Dusun Pekadan : RW. 04 Dusun Laok Sungai, RW. 05 Dusun Kauman, RW. 06 Dusun Daleman, RW. 07 Dusun Sempar, RW. 08 Dusun Bangtemoran,  RW. 09 Dusun Daya Sungai :dan RW. 10 Dusun Karang Kemasan.” Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Bangkalan, Agen Bencana BPBD Jatim Wilayah Bangkalan, Satlantas Polres Bangkalan, Anggota Polsek Blega, Anggota Koramil Blega dan Aparatur Kecamatan Blega melakukan assesment dan pengkajian di lokasi kejadian,” jelas Rizal sapaan akrabnya Kepala pelaksana BPBD bangkalan.

Dijelaskan Rizal, selain mengenangi pemukiman penduduk, banjir juga mengenangi Kantor Polsek Blega,. Kantor Kecamatan Blega,. Kantor Korwil Bidang Pendidikan, Puskesmas Blega,. Bank Jatim, . BRI, BTN  dan.kantor Pegadaian. “Banjir juga mengenanginsejumlah angunan Sekolah, Lahan Pertanian dan Lahan Tambak,” terangnya.


Ditambahkan Rizal, situasi terkini tetkait banjir di kecamatan Blega, tim Gabungan BPBD dan Muspika Blega masih melakukan pemantauan secara berkala terhadap perkembangan banjir di lokasi terdampak. “Hingga pukul 11.10 Wib banjir berangsur – angsur surut, sedangkan arus lalu lintas masih mengalami kemacetan,”tuturnya..

BPBD Kabupaten  Bangkalan menghimbau kepada masyarakat untuk berhati hati dan waspada dalam menghadapi musim penghujan dan cuaca ekstrim. “Hindari aktifitas di luar rumah saat terjadi hujan yang disertai dengan angin kencang,” pungkasnya.(hib/shb)