Tekait Dugaan Ijasah Palsu PNS, BKD Bangkalan Belum Terima Surat Dari Men-PAN

PNS dalam sauatu acara pembinaan Korpri
PNS dalam suatu acara pembinaan Korpri

Bangkalan, Maduranewsmedia.com-  Badan Kepegawaian Daerah (BKD) kabupaten. Bangkalan sampai saat ini belum menerima surat dari Men-PAN terkait adanya dugaan Ijazah Palsu Pegawai Negeri Sipil (PNS). “Secara resmi  kami belum menerima surat dari Men-PAN, kami hanya tahu dari media rencana pemerintah untuk menelusuri ijasah palsu PNS ini,” kata Kepala BKD Bangkalan, Roosli Sulihariyono, Senin (01/06/2015/05)

Dijelaskan dia, untuk PNS dilingkungan pemkab Bangkalan, sejak tahun 2009, telah mempunyai peraturan yaitu Peraturan Bupati yang mengatur  PNS yang  mau melanjutkan sekolah lagi. “Jadi dalam perbup tahun 2009 itu semuanya telah di atur  bagi PNS yang mau belajar,” jelas. Nonok panggilan akrabnya Roosli Sulihariyono.

Lebih lanjut Nonok menjelaskan, selama PNS yang besangkutan dalam melanjutkan study ijasahnya bukan untuk peningkatan karier tidak ada masalah. “Kalau dalam Melanjutkan belajar hanya untuk menambah wawasan bukan untuk peningkatan karier tidak ada persoalan, tapi kalau untuk peningkatan Karier ya harus mengikuti ketentuan yang ada dalam perbup itu,” tuturnya.
Kepala. BKD Bangkalan tidak tidak tahu apakah PNS yang mengajukan ijasah untuk peningkatan karier ada yang Palsu. “Wah kita ngak tahu apakah ada yang palsu atau tidak yang jelas, BKD tidak menerima ijasah PNS yang dalam kuliah tidak megikuti peraturan yang ada dalam perbup tahun 2009,” pungkasnya. (hib/shb)