Tekan Angka Sebaran Covid-19, Polres Bangkalan Launching Mobile Covid Hunter

Kapolres bangkalan, Kejari Bangkalan, Danlanal batu Porron dan dandim saat memberangkatkan tim pemburu pelanggar protokol kesehatan

Bangkalan, maduranewsmedia.com- Untuk menekan angka sebara Covid-19, Polres Bangkalan melaunching  tim pemburu pelanggar protokol kesehatan  (Mobile Covid Hunter). “Kegiatan ini untuk menindaklanjuti kegiatan operasi yustisi. kita ditarget terutama jatim untuk menurunkan angka sebaran selama 2 minggu kedepan, maka seluruh jajaran termasuk Polres Bangkalan mengiatkan operasi yustisi dalam rangka penegakan hukum terhadap pelanggar protokol kesehatan,” kata Kapolres Bangkalan, AKBP Rama Samtama Putra usai melauching   tim pemburu pelanggar protokol kesehatan  (Mobile Covid Hunter).  di Mapolres Bangkalan, Rabu malam (17/09/2020)  

Dikatakan dia, para personel yangg masuk ke dalam tim pemburu pelanggar protokol kesehatan ini adalah tim yang selam ini terlibat dalam kegiatan penertiban. “Ada dari rekan- rekan dari Polres dan Satpol PP, namun dalam operasi Yustisi ini kita ditambah dengan gabungan rekan-rekan dari Pengadilan Negeri dan Kejaksaan,” jelas Rama sapaan akrabnya Kapolres Bangkalan ini.

Dijelaskan Rama melaunching  tim pemburu pelanggar protokol kesehatan  (Mobile Covid Hunter) ini nanti. akan menyasar titik-titik kerumunan masyarakat yang diduga banyak terjadi pelanggaran. “Seperti di GOR, di alun alun kota, Cafe secara mobile, biar taktis.maka  mobile covid hunter menuju ke sasaran saran itu,” terangnya.

Untuk pelanggar yang terjaring oleh tim pemburu penlanggar protokol kesehatan  ini sidangnya akan dilakukan keesokan harinya. “Untuk tehnis terkait dengan sidangnya, kita akan memberlakukan  pada esoknya, kenapa, karena untuk perangkat persidangan cepat  harus lengkap dengan meja dan bendera  semenatar mobile Covid hunter tidak bisa dilaksanakan, tapi tetap prosedur nya  bagi pelanggar yang terjaring didata, kemudian diberi lembar tipiring, semacam surat tilang itu, baru besok diarahkan sidang ditempat seperti  operasi stasioner yang dilaksanakan siang hari,”

Kapolres Bangkalan mengharapkan dengan dilaunchingnya tim pemburu pelanggar protokol kesehatan bisa meningkatkan kesadaran masyarakat didalam mematuhi protokol kesehatan. “ Dalam menumbuhkan tingkat kesadaran kolektif masyarakat memang tidak mudah, makanya kita tidak meninggalkan upaya edukasi, sosialisasi dan kita tetap memasukkan kegiatan penegakan hukum untuk menimbulkan efek jera,” pungkasnya. (hib/shb)