Tekan Penyebaran Covid-19, Kapolres Bangkalan Bakal Tambah Kampung Tangguh

Kapolres Bangkalan, AKBP didik Hariyanto

Bangkalan,maduranewsmedia.com- Untuk menekan angka penyebaran virus Corona (Covid-19), Kapolres Bangkalan, AKBP Didik Hariyanto akan terus menambah jumlah kampung Tangguh Semeru di kabupaten Bangkalan. “Jumlah  kampung tangguh yang ada saat ini 56 kampung Tangguh,, mudah-mudahan dalam minggu ini ada launching lagi,  kira-kira  10 kampung tangguh,  kita akan terus terkait kampung tangguh ini,” kata Kapolres Bangkalan, AKBP Didik Hariyanto, Selasa (16/02/2021).

dikatakan dia, keberadaan kampung tangguh ini sangat penting, karena di kampung tangguh ini ada 3 devisi didalamnya. “Yang pertama adalah devisi kesehatan,  nanti kesehatan di level bawah, seperti Puskesmas Pembantu (pustu) bekerja sama dengan 3 pilar, Babinsa, Kades, termasuk Babinkamtibmas serta seluruh elemen, seperti tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda untuk bergandengan tangan berkolaborasi bersama sama bagaimana menekan angka penyebaran covid 19,” jelas Didik sapaan akrabnya Kapolres Bangkalan ini.


Dijelaskan Didik, launching kamung tangguh yang telah dilakukan dibeberapa desa ini terkait dengan pelakuan PPKM skala mikro. “Kampung tangguh ini memang emberionya, di kamoung tangguh kan ada  ada posko, nanti tinggal petugas-petugas yang ada di kampung tangguh untuk selalu berkolaborasi dan  tinggal melaksnakan tugasnya sesuai dengan Pemendagri,  dalam Permendagri  itu ada zona hijau, kuning dan zona merah. alhamdulillah di kabupaten Bangkalan kalau melihat  kondisi sesuai dengan  permendagri  berada pada zona hijau dan kuning, mudah mudahan cepat kembali saat ini orange dan  kembali ke zona kuning,” terangnya.       

Kapolres Bangkalan mengharapkan keberadaan kampung tangguh tetap bisa dirasakan oleh masyarakat. “Kami harap keberadaan kampung tangguh Semeru ini bukan Cuma terkait bagaimana penanganan atau menangulangi penyebaran covid-19, tapi yang utama terkait dengan kondusifitas wilayah agar keberadaan kampung tangguh ini betul-betul dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya. (hib/shb)