Tenaga Ukur Di BPN Bangkalan Minim

Kepala BPN Bangkalan, Winarto

Kepala BPN Bangkalan, Winarto

Bangkalan, maduranewsmedia.com–  Agraria Tata Ruang/BPN kabupaten Bangkalan sampai saat ini masih kekuranagn tenaga ukur. Akibat kekurangan tenaga ukur tersebut, Program Sertifikat gratis (prona)  tahun 2016 ini belum selesai 100 persen.  “Saat ini Prona masih sekitar 90 persen, untuk mencapai 100 persen nanti tanggal 20 Agustus,” kata Kepala ATR/BPN Bangkalan, Winarto, Jum’at (12/08).

Dikatakan dia, belum tuntasnya Prona di kabupaten bangkalan ini salah satunya disebabkan oleh kurangnya tenaga ukur. “Saat ini ptugas ukur di BPN Bangkalan hanya 6 orang, jadi kemarin waktu melaksankana prona tahun 2016, semua petugas BPN yang ada di kantor ke lapangan untuk membantu petugas ukur,” jelasnya.

Dijelaskan Winarto pada prona tahun 2016 ini, tanah yang harus di serifikati selaus 4 ribu bidang yang tersebar di 20 desa di kabupaten bangkalan, semenatara petugas ukurnya hanya 6 orang. “Jadi prona tahun 2016 yang idealnya seklesai selama 3 bulan, sampai sekarang masih tinggal beberapa persen, ya mau gimana lagi,” katanya.

Padahal kata Winarto, pada tahun 2017 nanti jumlah bidang yang harus disertifikati meningkat sebesar 300 persen. “Tahun 2017 nanti kita 15 ribu bidang yang harus diukur dalam prona tahun 2017, kalau melihat dari jumlah bidangnya jelas petugas ukurnya kurang,” tuturnya.

Ditmabhakan Winarto, jika melihat dari jumlah bidang yang haurus diukur, maka untuk prona tahun 2017 harus menambah sekitar 30 orang tenaga ukur. “ini dengan kemampuan per hari 7 hingga 10 bidang/orang untuk tenaga ukur, ya pailing tidak haruds ada 30 tenaga ukur,” pungkasnya. (hib/shb)

iklan 100x100