Terkait Penutupan Layanan Puskesmas Tanah Merah, Anggota Dewan Dapil Tanah Merah Minta Masyarakat Tidak Panik

anggota Komisi D DPRD Bangkalan, Ambar Pramudya Wardhani

Bangkalan,maduranewsmedia.com–  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menutup selam 14 hari semua aktivitas layanan Puskesmas Tanah Merah. Penutupan tersebut dilakukan setelah 2 orang petugas medis-nya positif terpapar virus Corona (Covid-19. Terkait adanya penutupan Puskesmas Tanah Merah itu, Anggota Komisi D DPRD Bangkalan, Ambar Pramudya Wardhani meminta agar supaya masyarakat tidak panik. “Masyarakat tidak usah khawatir dan panik,”  kata Ambar sapaan akrabnya Politisi Perempuan muda Partai Gerindra ini, Rabu (24/06/2020).

Dikatakan dia, kebijakan penutupan sementara layanan Puskesmas yang dilakukan oleh pemerintah itu  bukan tanpa alasan. “Dasar penutupan layanan itu adalah surat dari Bupati Bangkalan, dan penutupan layanan sementara ini sebagai upaya pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19,” jelasnya.

Oleh sebab itu kata Ambar, masyarakat kecamatan Tanah Merah harus menerima kebijakan penutupan layanan Puskesmas Tanah Merah ini dengan bijak. “Keputusan penutupan layanan ini demi kebaikan kita bersama, agar supaya virus Covid-19 ini tidak menular kepada yang lain,” terangnya.

Anggota komisi D DPRD bangkalan dari Daerah Pemilihan (Dapil) Tanah Merah ini menghimbau kepada masyarakat, khususnya masyarakat kecamatan Tanah Merah agar senantiasa disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah. “Kita harus hidup new normal dengan selalu mengunakan masker, jaga jarak dan jangan lupa sering-sering-lah cuci tangan dengan hand sanitezer atau sabun supaya kita terhindar dari virus Covid-19 ini,” pungkasnya.(hib/shb)