Tiga Desa Ajukan Keberatan Hasil Pilkades Serentak

Pilkades serentak yang digelar pada tanggal 15 Juni lalu
Pilkades serentak yang digelar pada tanggal 15 Juni lalu

Bangkalan,  Maduranewsmedia.com– Pelaksanaan Pilkades serentak yang digelar pada tanggal 15 Juni ternyata masih menyisakan masalah, sejumlah desa yang tidak puas dengan hasil pilkades serentak telah mengajukan keberatan kepada panitia pilkades tingkat kabupaten. “Ada tiga desa yang tidak puas kepada hasil Pilkades serentak, dan keberatanya atas hasil pilkades itu sudah kami terima,” kata Kepala Bappemas dan Pemdes Bangkalan, Ismet Efendi, Senin (29/06/215)

Dijelaskan dia, tiga desa yang telah mengajukan keberatan atas hasil pilkades serentak itu adalah desa Rong Durin Kecamatan Tanah Merah, Desa Tragah kecamatan Tragah dan desa Parseh kecamatan Socah. “Kalau Desa Rong Durin panitia pihak yang kalah tidak mau menanda tangani berita acara, sementara untuk desa Tragah masalah foto calon, dimana saat menyetor foto salah satu calon fotonya memakai songkok tapi di surat suara ternyata foto yang dicetak ngak pakai songkok. Serta masalah penundaan waktu karena keterlambatan pencetakan surat suara, sedangkan  di desa Parseh, jumlah suara dalam kotak tidak sama dengan jumlah suara di DPT,” jelas Ismet.

Lebih lanjut Ismet menjelaskan, desa-desa yang telah mengajukan keberatan atas hasil pilkades serentak ini akan diberi pengertian tentang aturan yang menagur pelaksanaan pilkades serentak. “Ya mereka mau diberi pengetian, karena di Perbup sudah ada aturan, hasil pehitungan perolehan suara itu berpedoman ke Perbup itu, ya kalau mereka tidak terima dengan aturan yang ada perbup kita persilahkan untuk dibawa ke pengadilan,” pungkas Ismet. (hib/shb)