Tradisi Rebutan Uang Dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Di Kampung Gerdimor Langkap

warga Gerdimor saat berebut uang

Bangkalan,maduranewsmedia.com– Masyarakat kampung Gerdimor desa Langkap kecamatan Burneh kabupaten Bangkalan masih mempertahankan trasdisi turun temurun dari nenek moyang mereka dalam memperingati maulid Nabi Muhammad Saw. Tradisi dalam memperingati hari lahirnya nabi Muhammad Saw ini telah dilakukan masyarakat kampung Gerdimor sejak puluhan tahun lalu. Tradisi yang dipertahankan itu adalah pembacaan solawat nabi yang dilakukan dari rumah ke rumah.

Tradisi pembacaan solat dari rumah ke rumah tersebut dalam memperingati hari lahirnya nabi Muhammad tujuannya adalah silaturrahim antara tetangga yang satu denganyang lainnya. “Jadi pembacaan solawat dari rumah ke rumah ini pada intinya adalah silaturahmi,” kata ustad Abd Fatah, Jum,at (1/12/2017).

Dalam tradisi ini setiap rumah, sohibul hajah berbeda beda dalam menyambut para tentangga yang mau membaca solawat.tapi biasanya tuan rumah menyediakan tumpeng dan buah-buahan,serta makanan ringan yang banyak disukai anak-anak. Karena banyaknya tuan rumah yang menyediakan makanan ringan, anak-anak selalu berebut buah-buahan dan makanan ringan itu, bahkan dalam tiga tahun terakhir ini, tidak hanya buah,buahna namun tuan rumah membagi-bagikan uang kepada anak-anak dan warga yang hadir.

Di kampung Gerdimor biasanya pembacaan solawat dari rumah ke rumah ini dimulai sejak pukul 13.00. Wib dan berkahir pada pukul 16.30 wib.  Dan warga dikampung tersebut mengikuti acara pembacaan solawat dengan hikmad. Mereka berharap dengan pembacaan solawat nabi dari rumah ke rumah bisa memperoleh syafaat dari Nabi Muhammad Saw. (hib/shb)

iklan 100x100