Ungkap Kasus Penemuan Mayat Mr X Di Burneh, Polisi Periksa 6 Orang Saksi

tim Inafis Polres Bangkalan saat melakukan identifikasi

 

Bangkalan,maduruanewsmedia.com- Kasus pembunuhan Mr X yang mayatnya ditemukan warga dusun Gu’nang desa Pangolangan kecamatan Burneh kabupaten Bangkalan sampai saat kasusnya masih buram. Jajaran polres Bangkalan masih belum berhasil mengungkap identitas mayat yang ditemukan dalam kondisi leher nyaris terputus itu. “Kita masih terus melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi untuk mengungkap identitas korban,” terang Kapolres Bangkalan, AKBP Anissulah M Ridha melalui Kapolsek Burneh, AKP Riva,i, Senin (27/11/2017).

Dikatakan Riva,i sejak ditemukannya mayat korban pembunuhan yang dibuang di areal persawahan di dusun Gu’nang desa Pangolangan itu, polisi sudah memeriksa 4 hingga 6 orang saksi. “Saksi yang kita mintai keterangan ini adalah masyarakat sekitar dimana mayat itu ditemukan. Dengan saksi-saksi yang kita periksa ini untuk memberikan petunjuk dan arah dari penyelidikan yang tengah kita lakukan,” jelas Mantan Kapolsek Sepulu ini.

Dijelaskan Riva,i untuk mengungkap kasus pembunuhan itu, selain telah memeriksa sejumlah orang saksi kasus tersebut telah di gelar di Mapolres Bangkalan. “Kasus ini sudah kita gelar di hadapan para Kanit reskrim di ruangannya  pak Kasat Reskrim,” terangnya.

Ditambahkan Riva,i, polisi tidakmau berandai-andai terhadap kasus pembunuhan tersebut, pasalnya untuk mengungkap kasus itu, pihaknya akan berupaya untuk mengungkap identitas korban. “Kalau identitasnya sudah bisa kita ungkap, selanjutnya kita akan mengungkap motif serta pelaku dari kasus pembunuhan itu,” katanya.

Oleh sebab itu kata Riva,i, pihaknya mengharapkan keterbukaan dari para saksi yang telah dimintai keterangan agar supaya kasus tersebut cepat terungkap. “Harapan ini ada keterbukaan dari para saksi, agar identitas korban ini cepat terungkap, dan kita bisa meneruskan proses penyelidikan untuk mengungkap motif serta pelakunya.” Tutur Riva,i.

Untuk mengungkap kasus pembunuhan itu kata Riva.i, dalam penyeledikannya,  polisi mengunakan tehnik penyeledikan obat nyamuk, artinya pemeriksaan saksi tu dilakukan dari tempat kejadian perkara. “Yang jelas kami akan terus berupaya untuk mengungkap kasus pembunuhan ini,” pungkasnya. (hib/shb)

iklan 100x100