UTM Siap Gelar Mubes Masyarakat Madura ke Empat

Rektor UTM, Muh Syarif
Rektor UTM, Muh Syarif

 

Bangkalan,Maduranewsmedia.com – Rektor Universirtas Trunojoyo Madura menegaskan kesiapannya menjadi tuan rumah Musyawarah Besar (Mubes) Masyarakat Madura ke empat yang akan digelar pada 25 Juli 2015 digelar di Kampus kebanggaan masyarakat Madura, “Tiga kali Mubes sudah diluar, saatnya digelar di Madura. UTM dengan segala kemampuannya siap mendukung segala aktivitas yang mengarah pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Madura pada khususnya,” Kata Rektor Universitas Trunojoyo Madura, Dr. Drs. Ec. H. Muh. Syarif, Msi, Jum,at (24/07/2015)

Pengembangan wilayah Madura menjadi Propinsi butuh persiapan disegala bidang, setidaknya meliputi kesiapan ekonomi, sumber daya manusia, dan politik, “UTM dengan ketersediaan SDM unggul dalam berbagai kompetensi dan segala fasilitas pendukungnya siap untuk mengawal keinginan masyarakat ini. Apalagi Mubes ini akan menggagas Grand Desain Madura berupa opsi percepatan pembangunan Madura,” Kata Syarif.

Dikatkan dia, seperti halnya Mubes pertama sampai ketiga, Mubes ke empat ini  tetap mengusung isu sentral pembentukan Provinsi Madura “UTM siap menjadi garda depan dalam menyiapkan kajian yang komprehensif untuk terwujudnya keinginan masyarakat tersebut. Biar kajiannya objektif, independen dan tidak hanya mengedepankan unsur politis saja,” jelasnya.

Terpisah, Ketua Penyelenggara Mubes Masyarakat Madura keempat, H. Zaini, menegaskan berulang kesiapan Madura menjadi propinsi. Menurut dia, saat ini secara ekonomi, Madura sudah sangat siap untuk menjadi sebuah provinsi sendiri. Isu, ide, wacana, dan tekad untuk menjadikan Madura sebagai sebuah provinsi sendiri, sebenarnya sudah dicetuskan sejak 15 tahun lalu. “Dan sejak tahun 2000 itu pula, masyarakat Madura sudah mulai mempersiapkan diri dari segala aspek untuk berdiri sendiri sebagai sebuah provinsi. Sekarang ini persiapan itu sudah mantap,“ tutur  H. Zaini.

Karena itulah kata H Zaini, Mubes keempat diselenggarakan di Madura, bukan lagi di Surabaya seperti Mubes pertama kedua dan ketiga. Kali ini, juga melibatkan kalangan akademisi, utnuk memantapkan semua kajian dan syarat administratif yang diperlukan untuk sesegera mungkin, Madura menjadi sebuah provinsi. Termasuk syarat pemekaran wilayah di Madura dengan penambahan kabupaten atau kota, bisa terealisasi dengan baik.

“Pada mubes keempat kali ini, nantinya akan dibentuk dan dideklarasikan Panitia Persiapan Provinsi Madura, yang akan terdiri dari tujuh hingga sembilan tim yang bekerja untuk melengkapi semua syarat yang dibutuhkan, “kata Zaini.  Pihaknya yakin, kali ini pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat akan mendukung Madura menjadi sebuah Provinsi dengan melihat kemampuan dari segi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang ada di Madura.

Sedangkan Ketua Ikamra, H. Rawi, mengatakan Mubes Keempat kali ini akan dihadiri oleh para tokoh nasional asal Madura baik yang di pusat, di Jawa Timur dan dari empat kabupaten di Madura.  Sejumlah Menteri juga sudah menyatakan kesiapannya untuk hadir dalam Mubes kali ini.

“Kehadiran mereka, kami harapkan juga menjadi sebuah bentuk dukungan untuk segera tercapainya cita-cita masyarakat Madura, untuk menjadi sebuah provinsi sendiri,”harap H Rawi. Hal itu, sambung dia, adalah cita-cita besar bersama seluruh masyarakat Madura yang sudah lama diperjuangkan. “Dan, sekarang sudah saatnya Madura menjadi provinsi, “tegas H. Rawi.

Ditambahkan dia, selain Provinsi Madura, isu lain yang juga merupakan cita-cita masyarakat Madura adalah memperjuangkan agar pahlawan Madura, yakni Pangeran Trunojoyo, bisa dinobatkan sebagai pahlawan nasional. Lalu, tambah H. Rawi, keinginan agar di Madura bisa dibentuk Bank Syariah Madura. (hib/shb)