Warga Desa Parseh Tewas Dengan Kondisi Leher Nyaris Putus

 

rumah korban diberi police line

Bangkalan, maduranewsmedia.com– seorang perempuan Sulihah (30) warga dusun. Tapel Desa Parseh kecamatan Socah kabupaten Bangkalan ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan, kepala korban nyaris putus akibat sabetan senjata tajam. Ironisnya saat pembunuhan terjadi korban mengendong anaknya Naila (1,5), beruntung anaknya selamat. Polisi masih melakukan penyelidikan terkait pelaku dan motif dari pembunuhan tersebut. “Kita masih mengejar pelakunya, dan kasus pembunuhan ini masih dalam proses lidik,” kata Kapolsek Socah, AKP Sumono, Selasa (28/2/2017).

Dikatakan Sumono, sekitar pukul 10.30 wib, pihkanya menerima laporan, jika di dusun tapel desa Parseh ada pembunuhan. Menerima laporan tersebut dirinya langsung turun ke Tempat kejadian perkara (TKP). “Saya menerima telepon dari Kades sekitar pukul 11.00 wib,” jelas Sumono.

Dijelaskan dia, orang pertamakali yang menemukan korban adalah Usman (40) yang tiada kakanya korban. “Kakaknya ini mau mengantarkan nasi ke korban, tiba-tiba dia sudah menemukan adiknya tewas dengan kondisi yangf mengenaskan,” terang Sumono.

Setelah melihat adiknya tewas, Usman kemudian memberi tahu ke tetangganya yang bernama siti dan melaporkan kejadian itu kepada  Kepala dusun (Kasun). “Dirumah korban tidak ada orang sama sekali, yang ada hanya anaknya yang berumur 1,5 bulan ini,” tuturnya.

Ditambahkan Sumono, korban tersebut mempunyai suami yang pada saat kejadian suami korban sedang tidak berada ditempat. “Namanya Suaminya Jamal orang desa Gili Anya kecamatan Kamal, ya kit angak tahu dimana posisi suaminya sekarang, kita bgak tahu apakah pada saat kejadian suami ada dirumah atau tidak kita tidak tahu, karena kita masih melakukan proses lidik,” katanya.

Namun Sumono berjanji akan mengungkap kasus pembunuhan tersebut. “Pelaku akan kita kejar untuk mengungkap mitif dari pembunuhan ini,” pungkasnya. (hib/shb)

 

 

iklan 100x100