Warga Klampis Temukan Tambang Batu Akik

 

Ayub saat menambang batu akik Brekas Batik

Ayub saat menambang batu akik Brekas Batik

Bangkalan,Maduranewsmedia.com– Warga desa Bragang kecamatan Klampis kabupaten Bangkalan Madura Jawa Timur  menemukan tambang batu akik di areal pertambangan batu di desa Tenggun kecamatan Klampis. Dilahan pertambangan seluas 40 meter persegi itu ternyata batunya bisa dibuat akik.  lahan pertambangan tersebut milik Ayub (56) Setelah tahu batu yang ada dilahan pertambangannya itu bisa dibuat akik kini lahannya dijaga. “Dulu saya biarkan orang menambang batu di lahan saya, setelah tahu batu-nya bisa dibuat akik, sekarang lahan ini saya jaga,” kata pemilik lahan Ayub, Kamis (14/05/2015).

Dijelaskan dia, dirinya baru mengetahuinya kalau batu di areal pertambangan batu miliknya itu bisa dibuat akik dengan harga yang lumayan mahal sekitar 5 bulan yang lalu. “Sekitar 5 bulan yang lalu H Hosin mengambil batu di lahan saya itu lalu diasah  dijadikan batu akik, ternyata hasil batu akiknya bagus sekali dengan corak yang berwarna warni, di Bangkalan akik itu di tawar Rp 500 ribu, kemudian dengan H Hosin batu akik itu dibawa ke Jakarta, ternyata dijakarta batu akik itu laku dijual seharga Rp 2 juta,” jelas Ayub.

Lebih lanjut  Ayub menjelaskan,  dulu hasil batu tambang miliknya itu dijual seperti batu tambang pada umumnya, dan batu tersebut oleh masyrakat dibuat untuk batu pondasi rumah, akan tetapi setelah dirinya mengetahui kalau batu tambang miliknya itu bisa dijadikan akik, kini ia tidak menjual batu itu sembarangan. “Dulu saya jual batu hasil tambang ini seperti harga batu gunung pada umumnya yaitu 1 dum truk Rp 450 ribu, sekarang setelah tahu jika batu saya ini bisa dibuat akik, saya jual kiloan, harga perkilonya Rp 100 ribu,” tutur Ayub

Bahar salah seorang penambang di areal pertambangan miliknya Ayub mengaku senang dengan adanya kabar jika hasil batu tambang di areal milik  Ayub bisa dijadikan batu akik.  “Alhamdulillah pak, dulu masih awal-awalnya  ketika orang masih belum tahu hasil akik disini bagus, dengan pak Ayub dijual perkilo-nya itu Rp 20 ribu, sekarang sudah dijual Rp 100 ribu/kg-nya, mungkin nanti harganya akan lebih mahal lagi,” kata Bahar

Imam salah seorang pengelola Akik di desa Baragang menjelaskan, Akik hasil tambang di areal pertambangan milik Ayub ini diberi nama Akik Brekas (Brangan Klampis). “Karena  akik berwarna warni, akik ini diberi nama Akik Brekas Batik, kelebihannya banyak,  akik Brekas ini bisa untuk pengasihan, untuk bungkem,” kata Imam.

Dikatakan Imam, Batu akik Brekas batik ini sudah bawa ke Lab di Surabaya dan sudah dibuatkan sertifikatnya. “Sudah di-labkan di Surabaya, sebentar lagi sertifikat keluar, kalau motifnya bagus harga akik Brekas Batik ini bisa mencapai Rp  Rp 1 hingga Rp 2 juta, tapi kalau motifnya biasa harganya berkisar antara Ep 100 ribu hingga Rp  200 ribu,” pungkasnya. (hib/shb)

 

iklan 100x100