HEADLINEPERISTIWAPOLITIK & PEMERINTAHANTERKINI

Warga Mengharapkan KH Kolilurrahman Kembali Pimpin Kabupaten Pamekasan

KH Kholilurrahman
KH Kholilurrahman

Pamekasan Maduranewsmedia.com – Warga Pamekasan mengharapkan sosok KH Kholilurrahman untuk kembali memimpin kabupaten Pamekasan dalam Pilbub mendatang, dukungan kepada Kholilurrahman yang juga mantan bupati pamekasan dan saat ini menjabat anggota DPR RI asal kabupaten Pamekasan,  terus bergulir dari berbagai kalangan. Mulai dari kalangan ulama, tokoh masyarakat, aktivis mahasiswa, aktivis LSM, Kepala Desa (Kades), guru honorer, dan masyarakat umum

Pernyataan dukungan mereka, ada yang disampaikan secara langsung kepada Kholilurrahman. Ada pula yang terang-terangan di media sosial, Fun Page Facebook Kholilurrahman dan berbagai media lainnya, yang intinya meminta agar KH Kholilurrahman memimpin pamekasan kembali.

KH Kholilurahman saat dikonfirmasi Wartawan maduranewsmedia.com  melalui telpon selulre nya menjelaskan, mamang warga yang meminta dirinyauntuk kembali memimpin Kabupaten pamekasan “Banyak sekali yang bertanya dan memberikan dukungan kepada saya untuk kembali menjadi Bupati Pamekasan,” kata Kholilurrahman, Kamis (12/5/2016).

Namun, mantan Ketua PCNU Pamekasan ini, masih ingin fokus kepada tugasnya sebagai anggota  DPR RI di Senayan, tugasnya sebagai wakil rakyat Madura di Jakarta, baru berjalan satu tahun setengah. Dan Banyak tugas yang perlu dituntaskan sebelum berfikir maju kembali sebagai calon Bupati Pamekasan tahun 2018 mendatang.

Di tambahkan mantan Bupati Pamekasan  Priode 2008 -2013 ini, Selain alasan tugasnya, ia melihat, persoalan Pilkada  masih diwarnai money politic. Jika masyarakat Pamekasan memiliki komitmen yang kuat untuk memerangi praktek money politic, maka besar kemungkinan dirinya akan siap untuk maju di Pilkada mendatang.

Namun jika masyarakat Pamekasan masih mau main-main dengan uang, dirinya lebih baik konsentrasi membangun Madura dan Pamekasan dari jalur yang ada hari ini. jika tekad masyarakat sudah bulat untuk perang melawan money politic, Ia siap maju.

Alasan lainnya, dukungan politik dari ulama Pamekasan diharapkan kompak. Jika tidak kompak, maka akan menimbulkan fragmentasi politik yang berdampak kepada perpecahan masyarakat. Hal ini yang paling dikawatirkan mantan anggota DPRD Jawa Timur ini.

Oleh sebab itu, para ulama-ulama pilar di Pamekasan, diharapkan bisa bersama-sama memberikan pendidikan politik yang santun, sejuk dan menyatakan perang melawan money politic. (rhm/shb)