Wisata Mangrove Bancaran Belum Selesai Dibangun, Sudah Banyak Dikunjungi Masyarakat

trcking atau geladak kayu di tempat wisata Mangrove Bancaran

Bangkalan,maduranewsmedia.com– Meskipun pembangunannya belum tuntas, namun wisata Mangrove yang ada di Kelurahan Bancaran kecamatan kota, kabupaten Bangkalan itu sudah banyak dikunjungi oleh masyarakat sekitar. Tracking atau geladak kayu yang dibuat belum panjang, namun dari gladak itu pengunjung bisa menikmati laut lepas dan sungai Bancaran, sampai saat ini tempat wisata mangrove Bancaran yang diresmikan pada awal tahun baru 2020 ini belum memiliki nama.

Camat kota Bangkalan, Cicik Fidiyah, SE menjelaskan wisata Mangrove di Bancaran itu pembangunannya akan dilanjutkan, namun karena masih ada pandemi Covid-19, rencana kelanjutan pembangunan wisata Mangrove itu tertunda. “Rencana-nya pada bulan Pebuari lalu pembangunan wisata Mangrove itu mau dilanjutkan, tapi karena ada Covid-19, kita konsentrasi kepada penanganan wabah Covid-19 ini,” kata Cicik sapaan akrabnya Camat kota Bangkalan, Ahad (05/07/2020).

Dikatakan Cicik, anggaran pembangunan wisata Mangrove itu dari CSR beberapa perusahaan yang ada di kabupaten Bangkalan. “Ada CSR-nya PHE WMO, Bank Jatim dan CSR PT Adi Luhung, yang jelas pembangunan wisata Mangrove Bancara itu akan tetap kita lanjutkan setelah wabah Covid-19 ini mereda,” jelasnya.

Dijelaskan Cici, sampai saat ini wisata Mangrove itu belum diberi nama karena pembangunannya belum selesai. “Sampai sekarang belum ada namanya, setelah pembangunannya nanti selesai, baru kita kasih nama, ya  rencana-nya seperti itu,” terangnya.

Wisata Mangrove yang lokasinya persis berada di depan Rumah Potong Hewan (RPH) Bancaran itu sangat potensi sebagai  tempat wisata didalam kota, bahkan banyak pihak optimis tempat wisata Mangrove Bancara itu bisa dijadikan wisata andalan didalam kota selain, Taman rekreasi kota (TRK) yang ada dibelakang Stadion Gelora Bangkalan (SGB). (hib/shb)