HEADLINEPERISTIWAPOLITIK & PEMERINTAHANTERKINI

Akibat Wabah PMK Pasar Hewan Di Bangkalan Lumpuh Total

hanya ada 1 ekor sapi

Bangkalan,maduranewsmedia.com – Akibat wabah  penyakit mulut dan kuku (PMK) pasar hewan di kabupaten Bangkalan lumpuh total. Sebab sejak adanya wabah PMK ini Pasar hewan sepi bahkan di pasar hewan Desa Langkap kecamatan Burneh kabupaten Bangkalan hanya 1 ekor sapi saja yang dijual di pasar  hewan yang buka setiap hari pasaran yaitu hari Minggu.

Kepala pasar hewan Langkap, Agus Riadi, SE menjelaskan, bukan hanya di pasar hewan Langkap saja yang sepi, semua pasar hewan di kabupaten Bangkalan juga sepi pengunjung. “Bukan hanya disini pak, di pasar hewan Ahadan kecamatan Sepulu yang  hari pasarannya juga hari Ahad hanya 5 ekor sapi, di pasar hewan Tanah Merah pasaran hari Sabtu kemarin katanya Kepala pasarnya hanya ada 20 ekor sapi,” jelas Agus sapaan akrabnya Kepala pasar Langkap ini. Ahad (12/06/2022)

Dijelaskan Agus, wabah PMK ini lebih berdampak jika dibandingkan dengan Pandemi Covid 19. “Kondisinya lebih parah dari Pandemi Covid 19, kalau Covid 19 kan menyerang manusia, kalau PMK ini ke hewan ya dampaknya ke pasar hewan terasa sekali karena peternak dan pedagang sama sama takut hewan ternaknya terserang penyakit PMK ini, ” terangnya.

Meskipun pasar hewan sepi bahkan tidak ada pedagang maupun peternak yang datang ke pasar kata Agus, namun pihaknya tetap akan membuka pasar hewan setiap hari pasaran. “Kecuali ada larangan dari Kepolisian atau perintah penutupan pasar, saya akan tutup, ” tuturnya.

Terkait dengan sepinya pengunjung pasar  hewan sejak wabah PMK ini, kepala pasar secara rutin melaporkan ke Dinas Perdagangan. “Setiap hari pasaran selalu saya laporkan berapa jumlah hewan ternak yang masuk ke pasar karena ini terkait dengan retrebusi, ” katanya.

Kepala pasar Langkap ini mengharapkan, agar instansi yang terkait dengan retrebusi dan target PAD turun ke pasar untuk melihat kondisi di lapangan. “Saya sangat mengharapkan bapak bapak penentu kebijakan bisa turun ke bawah dan melihat langsung kondisi di lapangan, ” pungkas Agus. (min/shb)