HEADLINEPOLITIK & PEMERINTAHANTERKINI

Bagian Damkar Satpol PP Bangkalan Belum Miliki  Mobil Rescue

Mobil recue

Bangkalan,maduranewsmedia.com- Bagian Pemadam Kebakaran dan Penyelematan Satpol PP kabupaten Bangkalan sampai saat ini belum  memiliki mobil Rescue atau mobil khusus untuk penyelamatan. “Untuk mobil Rescue kita sudah mengajukan anggaran, namun sampai saat ini belum terealisasi, namun penyelamatan selain kebakaran kadang kita sewa mobil bisa, kadang juga pinjam punyak teman otomatis kita mengeluarkan biaya tambahan, “Kata  Kepala Seksi (Kasi) Penyelamatan dan  Pemadaman Satpol PP  Bangkalan, Orcit Iskandar, Sabtu (18/03/2023)

Dikatakan dia, kalau melakukan penyelamatan dan TKP nya di pelosok jika memakai mobil damkar tidak bisa masuk ke lokasi, seperti untuk membasmi sarang tawon. “Kalau kita pakai mobil damkar yang ada tidak bisa masuk ke lokasi, tapi kalau kita memiliki mobil Rescue kita bisa masuk, Kebanyakan lokasi untuk pembasmi sarang tawon itu di pendalaman jauh dari jalan raya otomatis kalau kita menggunakan mobil damkar kita harus menunggu diluar,” jelas Dadang sapaan akrabnya Kasi Penyelamatan dan Pemadam Satpol PP Bangkalan ini.

Dijelaskan Dadang, dengan mobil Rescue, penumpang, anggota dan alat yang butuhkan bisa terangkut. “Mobil Rescue ini manfaat banyak untuk kebakaran bisa dan yang lainya juga  bisa, intinya terkait penyelamatan yang kami butuhkan, Kapasitas mobil ini 6 orang bisa untuk mengangkut alat-alat  seperti mesin pemotong pohon dan alat evakuasi tawon juga bisa, ” tuturnya

Ditambahkan Dadang,   kalau untuk penyelamatan  tidak mungkin memakai mobil damkar, “Di wilayah Madura yang tidak memiliki mobil Rescue hanya kabupaten bangkalan saja, kabupaten yang lain sudah punya, ” katanya.

Kepala Seksi (Kasi) Penyelamatan dan Pemadaman Satpol PP  Bangkalan mengharapkan pengadaan mobil Rescue segera dianggarkan. “Kami harap di anggarkan secepat kenapa begitu musibah itu datangnya tidak kita ketahui, dan mobil Rescue di setiap kecamatan seluruh bangkalan harus mempunyai agar cepat saat proses evakuasi,” Pungkasnya (edi/shb)