HEADLINEHUKUM & KRIMINALTERKINI

Bawa Sajam Ke Pendopo, Lima Pendukung Cakades Ditetapkan Sebagai Tersangka

Kasat Reskrim Polres Bangkalan, AKP Bangkit

Bangkalan,maduranewsmedia.com– Pada Senin tanggal 15 Mei 2023 siang, polisi menemukan sajam di dalam mobil yang di parkir  di depan pendopo agung Bangkalan. Mobil tersebut merupakan mobil milik pendukung calon Kepala desa yang mendampingi P2KD yang dipanggil ke pendopo untuk menyelesaikan sengketa pilkades serentak tahap 2 tahun 2023.”Pada saat kami melakukan sweeping waktu ada pemanggilan P2KD Banyoneng Laok kecamatan Geger kabupaten Bangkalan ke pendopo agung, ternyata bukan panitia saja yang ikut tetapi para pendukung Cakades juga ikut dan kedapatan membawa sajam,” kata Kasat Reskrim Polres Bangkalan, AKP Bangkit Dananjaya, S.I.K., M.A. , Jum’at (19/05/2023).

Dikatakan dia, dalam kasus  ini  pihaknya sudah menetap 5 orang tersangka. “Setelah meminta keterangan kepada 10 orang yang kita amankan, dan dilakukan penyelidikan, maka kami langsung menetapkan 5 tersangka yang sudah terbukti membawa sajam yang membahayakan,” jelas Bangkit sapaan akrabnya Kasat Reskrim Polres Bangkalan ini.

Dijelaskan Bangkit, pihaknya tidak bisa menyebutkan nama nama tersangka kasus kepemilikan sajam itu.  “Maaf kami tidak bisa menyebutkan nama  5 tersangka itu, nanti akan kami adakan pres release, yang jelas mereka merupakan pendukung salah satu Cakades dari kecamatan Geger dan kami masih akan melakukan penyelidikan lebih inten lagi, ” tuturnya

Para tersangka kata Bangkit akan dijerat dengan  Pasal 2 ayat (1) UU Darurat No. 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman penjara setinggi-tingginya 10 tahun. “Kami harap setelah ini tidak ada kejadian serupa apalagi menimbulkan hilangnya nyawa manusia, ” katanya.

Sementara itu, Kapolres Bangkalan ,AKBP Febri Isman Jaya bersyukur pelaksanaan pilkades serentak berlangsung dengan aman. “Alhamdulillah tahapan Pemilihan pilkades sudah selesai, walaupun ada desa yang belum aman, tapi personel kami tetap berpatroli. Kami himbauan walaupun pilkades sudah selesai tetaplah bersaudara jangan ada lagi yang membawa sajam dan sampai hilangnya nyawa seseorang, ” pungkasnya (edi/shb)