HEADLINEPERISTIWAPOLITIK & PEMERINTAHANTERKINI

Cuaca Ekstrem Berlangsung Lebih Lama, BPBD Bangkalan Keluarkan Perigatan Dini

 

Kepala BPBD Bangkalan, Rizal Morris

Bangkalan,maduranewsmedia.com– Adanya cuaca Ektrim yang di[prekdikan berlangsung lebih lama darimprediksi sebelumnya yang hanya sampai tanggal 26 Juni 2018, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten bangkalan mengeluarkan peringatan dini dan menghimbau masyarakat untuk Waspada. “Berdasarkan update kondisi cuaca terkini dari BMKG, maka kami BPBD kabupaten bangkalan menyampaikan bahwa prediksi kondisi cuaca ekstrem di Kabupaten Bangkalan akan berlangsung sampai 30 Juni 2018. Lebih lama jika dibandingkan dengan prediksi sebelumnya yakni sampai 26 Juni 2018,” kata Kepala BPBD Kabupaten Bangkalan, Rizal Morris, Senin (25/6/2018).

Dikatakan dia, dengan adanya cuaca ekstrim yang lebih lama tersebut, masyarakat harus waspada. “Kondisi ini kami himbau kepada seluruh masyarakat bangkalan agar tetap diwaspadai setidaknya sampai dengan 30 Juni 2018,” jelas Rizal panggilalan akrabnya Kepala BPBD Bangkalan ini.

Dijelaskan Rizal, adanya cuaca ekstrem yang berlangsung lebih lama dari prediksi sebelumnya itu akan menyebabkan hujan di beberapa daerah. “Potensi Hujan lebat berpotensi terjadi di beberapa wilayah kabupaten bangkalan dan tersebar secara merata,” terangnya..

Ditmabhkan Rizal, Kondisi ini disebabkan oleh hal yang sama, yaitu terbentuknya aliran masa udara basah yang dibawa sirkulasi siklon di pantai. Hal ini berakibat pembentukan awan hujan menjadi mudah. “Kondisi seperti ini membawa potensi angin kencang, badai petir, hujan lebat dan gelombang tinggi yang bervariasi di berbagai daerah,” tuturnya.

Dalam kondisi cuaca ekstrem ini kata Rizal, BPBD kabupaten Bangkalan menghimbau kepada para nelayan untuk tetap wapada karena lalu lintas perairan di laut sangat riskan terhadap terjadinya hal-hal  yang tidak diinginkan. “Sekali lagi masyarakat perlu waspada jika beraktifitas di dekat pantai atau perairan meskipun tentunya kami tidak bisa melarang,” pungkasnya. (hib/shb).