Dagangannya Tidak Laku Karena Diserbu Pedagang Baru, Puluhan Pedagang Ayam Potong Pasar KLD Wadul Kepada Kapas

Kepala Pasar KLD, Busro saat menemui pedagang ayam potong

Bangkalan,maduranewsmedia.com- Sebanyak 26 orang pedagang ayam potong di pasar Tradisional Ki Lemah Duwur (KLD) Kelurahan Mlajah kecamatan Kota kabupaten bangkalan wadul kepada Kepala Pasar (Kapas) tersebut. Mereka mengadu karena sejak banyak pedagang ayam potong baru, dagangan mereka sepi. sebab para pedagang baru itu menempati Los didepan, sementara para pedagang ayam lama tetap di los paling belakang. “Kita semua pedagang ayam ngumpul jadi satu, makanya kita datang ke kepala Pasar ini,” kata Hj Sutimah saat di kantor Pasar KLD, Selasa (04/08/2020).

Dikatakan  Sutimah, selain tempat berjualan ada didepan, para pedagang ayam baru ini menjual dengan harga lebih murah. “Saya pedagang ayam paling lama di pasar ini, dengan datangnya pedagang ayam baru ini, dagangan saya dan teman-teman yang tempat berjualan ada dibelakang tidak laku, makanya saya ingin semua pedagang ayam ngumpul jadi satu,” jelasnya.

Dijelaskan Hj Sutimah, sejak adanya para pedagang ayam potong yang baru berjualan di pasar ini, dirinya bisa menghabiskan 10 kurung berisi ayam potong, akan terapi setelah ada pedagang ayam baru ini, dirinya hanya bisa menjual 2 kurung ayam potong. “Kita ingin satu nasib, kalau semua pedagang ayam kumpul kan enak, kalau laku satu laku semua, kalau seperti sekarang pedagang ayam baru tempat jualannya didepan, mereka menjual dengan harga lebih murah, ini kan ngak adil,” katanya.

Kepala Pasar Ki Lemah Duwur (KLD) Bangkalan, Busro mengatakan, tuntutan para pedagang itu adalah pembentukan paguyuban. “Tadi kita  minta mereka agar membentuk paguyuban ayam potong,” kata Busro

selama ini kata Busro, karena  tidak dibentuk kelompok atau paguyuban maka  banyak pendagang ayam potong baru yang tidak terdata. “Karena ngak dibentuk kelompok, ngak ada yang mengatur kalau nanti sudah dibentuk kelompok atau paguyuban, yang ngatur nanti biar ketua paguyuban-nya. makanya kita suruh mereka segera membentuk paguyuban ayam potong,” tuturnya.

usia menemui Kepala Pasar, salah seorang pedagang yang ikut beraudensi mengaku sangat puas dengan keputusan kepala Pasar KLD itu. “Alhamdulillah pak saya puas sekarang pak,”  pungkas salah seorang pedagang ayam potong sambil bergegas meninggalkan kantor Pasar KLD. (hib/shb)