HEADLINEPENDIDIKANPERISTIWAPOLITIK & PEMERINTAHANTERKINI

Kemensos RI Jalin Kemitraan Dengan Unijoyo

Mensos RI, Khofifah Indar Parawansa saat berada di Unijoyo
Mensos RI, Khofifah Indar Parawansa saat berada di Unijoyo

Bangkalan, maduranewsmedia.com– Untuk mencapai target pemetaan Desa Sejahtera Mandiri (DSM) kementrian Sosial RI Kembali menambah kemitraan dengan Perguruan Tinggi (PT), salah satu Pergutruan Tinggi yang dipilih untuk menjalin kemitraan dalam pemetaan Desa Sejahtera Mandiri ini, Menteris Sosial RI, Khofifah Indar Parawansa menjalin Kemitraan dengan Universitas Trunojoyo Madura. “Pada tahun 2016 kemarin kita sudah menjalin kemitraan dengan 14 Perguruan Tinggi, tahun ini kita nambah 4 Perguruan Tinggi,” kata Mensos RI Khofifah Indar Parawansa di sela-sela acara kuliah tamu Peranan Perguruan Tinggi dalam pengentasan Kemiskinan di Kampus Unijoyo, Desa Telang Kecamatan Kamal kabupaten Bangkalan, Senin (15/08/2016).

Dikatakan dia, jika dalam satu desa ada satu orang pendamping dari Perguruan Tinggi, maka akan mudah untuk melakukan transformasi pengetahuan, tranformasi Skill dan Transformasi SDM. “Bahasa kerennya One Village one sister University, kalau bermitra dengan PT maka hari ini kita lakukan satu minggu sudah bisa dilakukan pemetaan DSM,” jelas Khofifah.

Lebih lanjut Khofifah Indar Parawansa menjelaskan, dengan menjalin kemitraan dengan Perguruan Tinggi ini, maka akan menjadi penguatan bagi Kementrian Sosial didalam melakukan pemetaan desa binaa. “Adnay adesa binaan ini akan di tata setioak ada Kuliah Kerja Nyata (KKN), pada saat KKN itu bisa dilakukan pemetaan, ada berapa banyak rumah tinggal yang tidak layak huni, aatau ad aberapa saranan lingkungan yang tidak layak, atau mungkin ada jalan setapak di desa yang haras diperbaiki, nanti kalau pemetaan sudah dilakukan kita bisa mensupport melalui Kemensos,” katanya.

Sebab kata Khofifah, Kementrian sosial saat ini terus melakukan peningkatan pelayanan sosial kepada masyarakat. “Nanti pemetaan yang dilakukan PT ini bisa masuk ke sistem layanan rujukan terpadu yang terkoneksi dengan layanan sosial yang lain. Makanya layanan di Kemensos terus  kita maksimalkan, sekarang ada E-warung yang sudah diujicobakan di beberapa dearah di Jatim,” tuturnya.

Sementara itu Rektor Uniojoyo Madura, Moh Syarif  mengaku masih akan mempelajri bentuk kemitraan yang dijalin dengan Kemensos RI tersebut. “Masih akan kita pelajari dulu, baru nanti bisa ditentukan titik desanya,” kata Moh Syarif.

Dikatakan dia,  kemungkinan pemetaan desa sejahtera Mandiri ini akan dikembangkan di dearh Utara di kabupaten bangkalan. “Ini bisa dikembangkan pemetaannya di desa binaan di daerah-daerah utara di bangkalan,” pungkasnya.

Setelah menghadiri Kuliah tamu di Universitas Trunojoyo Madura, Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa merayakan HUT RI yang ke 71 dan kemudian Ketua Muskimat  NU melakukan pengecekan Program Keluarga Harapan (PKH) di pendopo agung kabupaten Bangkalan. (hib/shb).