HEADLINEPENDIDIKANTERKINI

Kuatkan Literasi Masyarakat Berkelanjutan, Dispusip Bangkalan Sosialisasikan Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial

Sekdakab Bangkalan Taufan Zairinsyah saat membuka acara

Bangkalan,maduranewsmedia.com – Gerakan Literasi yang tertuang dalam Peraturan Bupati (Perbup) No 74 tahun 2022 terus dilakukan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) kabupaten Bangkalan. Untuk penguatan literasi masyarakat berkelanjutan, Dispusip menggelar Sosialisasi Transformasi Perpustakaan berbasis Inklusi sosial. “Dalam sosialisasi ini kita mengambil tema Gerakan kolaborasi dan sinergi untuk penguatan literasi Masyarakat Berkelanjutan, ” kata Kadispusip Bangkalan, Moch Musleh disela sela acara sosialisasi di aula PKPRI Bangkalan, Selasa (16/05/2023)

Dikatakan dia, dengan adanya transformasi perpustakaan berbasis Inklusi Sosial ini, semangatnya perpustakaan sekarang berbeda dengan perpustakaan dulu. “Dulu perpustakaan dikenal sebagai tempat buku,  tempat membaca, tempat informasi, tapi dengan transformasi ini, perpustakaan melakukan kegiatan pelibatan masyarakat. Misalnya pelatihan, kegiatan bedah buku semua dilakukan di perpustakaan, jadi tidak hanya duduk dan baca buku, tapi ada kegiatan kegiatan untuk peningkatan keterampilan, pengetahuan dari masyarakat itu yang membedakan dengan perpustakaan yang lama, ” jelasnya.

Dijelaskan, Peserta Sosialisasi Transformasi Perpustakaan berbasis Inklusi sosial ini diikuti oleh sejumlah desa cerdas. “Peserta sosialisasi ini ada dari 20 desa cerdas,  komunitas literasi, Pustakawan dan Perpustakaan Perguruan Tinggi, ” terangnya.

Kadispusip Bangkalan, Moch Musleh mengharapkan dukungan  dari semua stakeholder yang ada di kabupaten Bangkalan. “Harapan kami ada satu dukungan dari seluruh stakeholder untuk melaksanakan gerakan literasi, sebab hal ini bukan menjadi tanggung jawab dari Perpustakaan saja, tapi dari semua perangkat daerah, makanya semua stakeholder saya harap bisa mendukung kegiatan kegiatan literasi. Karena kita punya Perbub no 74  tahun 2022 tentang gerakan literasi, ” pungkasnya. (min/shb)