Launcing Perdana Program SMK Mini Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa Di SMKS Plus Darul Hikmah Bangkalan

Plt Kasi Pembangunan Manusia Bappeda Jatim, Yudi Aquarianto Kasi cabang Dinas Pendidikan wilayah kabupaten Bangkalan Firmansyah Ali saat malaunching program SMK mini

Bangkalan,maduranewsmedia.com– Launching perdana dan tahun pertama program SMK mini Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di lakukan di SMKS Plus Darul Hikmah di desa Langkap Kecamatan Burneh, kabupaten Bangkalan. “Program Gubernur Jatim ibu khofifah pada tahun ini ada 100 SMK mini se Jatim,” kata Plt Kasi Pembangunan Manusia  Bappeda Jatim, Yudi Aquarianto mewakili Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Jatim disela-sela acara  Launching SMK Mini serta Bazar mini dan pameran produk.karya seni siswa di SMKS plus Darul.Hikmah, Sabtu (15/02/2020).

Dikatakan dia, program SMK mini di Jawa Timur ini sasarannya adalah SMK yang ada di pondok pesantren. “Dalam nawa bhakti satya Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim salah satunya adalah Jatim cerdas dimana SMK mini menjadi prioritas sebagai kelanjutan program dari pak dhe Karwo yang mempunyai nilai lebih. SMK mini  merupakan concern ibu gubernur dan pak Wagub dalam pengembangan SDM pondok Pesantren,”  jelas Yudi Aquarianto.

Dijelas  Yudi Aquarianto,  saat ini penyumbang penganguran tertinggi adalah lulusan dari SMK.  “Tujuan SMK mini ini adalah mendukung program peningkatan akses, ketersediaan, keterjangkuan  dan pemerataan kesempatan belajar SMK di Pondok Pesantren  dan menurunkan angka pengangguran  serta peningkatan  perekonomin dilingkungan pondok pesantren,” terang Yudi panggilan akrabnya Yudi Aquarianto.

Ditambahkan dia, dengan adanya SMK mini ini diharapkan terwujudnya SMK mini di pondok pesantren yang berbasis kewirausahaan, terwujudnya produk unggulan SMK mini dan terciptanya sentra usaha berbasis pesantren atau pesantren preneurship serta mendorong terwujudnya ekonomi kerakyatan di SMK mini. “Diharapkan dari pondok pesantren ada kelanjutan dari SMK mini yaitu bisa berupa pengembangan dan membina lulusan SMK mini untuk menjadi wira usaha dan bisa menciptakan lapangan kerja sehingga bisa meningkatkan daya saing dan daya beli bagi masyarakat sekitar pondok pesantren,” tuturnya.

 

mencoba jamparingan hasil karya siswa SMKS Plus Darul Hikmah

Sementara itu, Kepala cabang Dinas Pendidikan wilayah kabupaten Bangkalan, Sunarto yang diwakili  oleh Kasi SMA SMK,  Firmasnyah Ali mengatakan,  program  SMK mini ini fokus kepada keterampilan  siswa SMK di pesantren -pesantren terpencil. “Jadi SMK yang ada di pesantren terpencil yang  dapat program SMk mini,” kata Firmansyah Ali.

Kasi SMA SMK cabang Dinas Pendidikan wilayah kabupaten Bangkalan mengharapkan adanya prograam SMK ini bisa mengurangi angka pengangguran. “Jangan sampai banyaknya jumlah SMK meningkat jumlah pengangguran dan penagguran semakin meningkat, ini  jangan sampai terjadi,” katanya.

Sementara itu Kepala SMKS plus Darul Hikmah, H Imammul Muttaqin Djauhari, SH.MH mengatakan,  adanya program SMK mini ini Bisa membekali anak didiknya dengan keahlian. “sesuai dengan prinsip kami, kami mencetak bos bukan jongos,” kata Imam panggilan akrabnya Kepala SMKS Plus Darul Hikmah  ini.

Dikatakan dia, Kegiatan ektta kerikiler di SMKS plus darul Hikmah ini  lebih aktif seperti  marcing band.dan pembuatan alat jamparingan atau memanah. “Hasil nya dari kegiatan ektra kurikuler SMKS plus Darul Hikmah ini dibuat untuk pembangunan di SMKS Darul Hikmah,” pungkasnya. (hib/shb).