HEADLINEPENDIDIKANTERKINI

MTsN Bangkalan Satu-Satunya Madrasah
Yang Masuk Penilaian Calon Madrasah Adiwiyata Tingkat Propinsi Jatim

MTsN Bangkalan

Bangkalan, maduranewsmedia.com– Rindang dan sejuk itulah kesan yang dirasakan pada saat memasuki Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Bangkalan, satu satunya Madrasah di kabupaten Bangkalan yang saat ini tengah dinilai sebagai Calon Madrasah Adiwiyata tingkat propinsi Jawa Timur. “Alhamdulillah pada tanggal 10 Mei kemarin tim penilaian calon madrasah Adiwiyata sudah melakukan penilaian di sekolah kami, ” kata Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri Bangkalan, M Rustam, S. Ag, Selasa (23/05/2023)

Untuk bisa menjadi calon madrasah Adiwiyata ini banyak persyaratan yang harus dilengkapi dengan proses yang panjang. “Yang pertama, madrasah kita harus lulus madrasah adiwiyata tingkat kabupaten, kemudian seleksi adminitrasi tingkat propinsi dan selanjutnya ada verifikasi lapangan, dan Alhamdulillah semua persyaratan itu sudah kami lakukan, dan saat ini madrasah kami sudah dalam proses penilaian sebagai calon madrasah Adiwiyata tingkat propinsi, ” jelas Rustam sapaan akrabnya Kepala MTsN Bangkalan ini.

Agar supaya MTsN Bangkalan bisa meraih predikat Madrasah Adiwiyata tingkat propinsi Jatim, banyak hal yang telah dilakukan diantaranya membentuk 10 Pokja. “10 pokja yang kita bentuk itu diantaranya: Pokja pengelohan Sampah, pokja pengelohan IPAL, pokja green house, pokja kantin serta  pokja penanaman dan pemeliharaan pohon, ” terangnya.

Kepala MTsN Bangkalan, M Rustam saat santai di salah satu Taman yang ada di MTsN Bangkalan

Dijelaskan Rustam, tujuan diikutsertakan MTsN Bangkalan sebagai calon madrasah Adiwiyata agar supaya bisa menciptakan lingkungan sekolah  yang berwawasan lingkungan untuk melestarikan bumi dan melestarikan lingkungan. “Pada intinya untuk menciptakan lingkungan madrasah yang bersih dan hijau serta mengurangi jumlah sampah plastik, ” tuturnya.

Upaya untuk mengurangi sampah plastik yang ada pada pokja pengelolaan sampah, MTsN Bangkalan bekerja sama dengan salah satu Bank sampah yang ada di kota Bangkalan. “Untuk daur ulang kita kerjasama dengan bank sampah, botol botol plastik kita pisahkan, botol botol plastik itu kita daur ulang lalu dijadikan pot bunga, kalau daun yang hijau kita jadikan pupuk kompos, ” katanya.

Sebagai calon madrasah Adiwiyata tingkat propinsi Jatim, semua pokja yang ada di MTsN telah bergerak. “Yang penting gerakan-nya dan  yang lebih penting lagi, anak anak didik kita sudah terbiasa membuang sampah pada tempatnya dan bisa menjaga kebersihan lingkungan madrasah, ” ujarnya.

Dengan upaya yang telah dilakukan, Kepala MTsN Bangkalan optimis menang dan bisa meraih predikat sebagai madrasah Adiwiyata tingkat propinsi Jawa Timur. “Penentuan pemenangnya nanti bulan Juni, kita berharap menang dan kita harus optimis kita menang, ” pungkasnya. (min/shb)