HEADLINEHUKUM & KRIMINALKESEHATANPERISTIWAPOLITIK & PEMERINTAHANTERKINI

Operator Bagian Kren Di PT Sarina Surabaya, Warga Desa Kolla Modung Tewas Dibacok Orang Tak Dikenal

korban pembacokan

Bangkalan, maduranewsmedia.com– Peristiwa berdarah terjadi di jalan raya desa Kolla kecamatan Modung kabupaten Bangkalan. Syamsul Anam (30) warga dusun Kloppang desa Kolla kecamatan Modung kabupaten Bangkalan. Pria Operator bagian Kren di PT. Sarina Surabaya ini di tewas bersimbah darah karena dibacok orang tak dikenal. Peristiwa tersebut terjadi di jalan  kampung Haltah Desa. Kolla Kecamatan Modung Kabupaten Bangkalan Kamis, (18/04/2019)  sekitar pukul 11.20 WIB

Informasi yang dihimpun dari bagian humas Polres bangkalan menyebutkan,  pada hari Kamis (18/04/ 2019) sekitar pukul 10.20 Wib Imam Ghozali menelpon korban untuk meminta tolong mengantarkan hp- nya yang dibawa oleh Sepupu korban Badrus  ke rumahnya, sekitar 15 menit kemudian, korban sampai dirumahnya bersama imam Ghozali dengan membawa hp milik Imam Ghozali  yang sebelumnya dibawa oleh sepupu korban yang bernama Badrus. Pada saat di rumah Imam Ghozali, korban sempat minum kopi dan main game, sekitar 30 menit kemudian, korban pamit kepada imam Ghozali untuk pulang kerumahnya.

sekira pukul 11.20 wib korban sudah ditemukan warga  dalam keadaan tergeletak di pinggir jalan dengan posisi terlentang, bagian kepala di sebelah timur, kaki di sebelah barat dalam keadaan bersimpah darah dan terdapat luka bacok di bagian leher belakang. Warga kemudian menolong korban di gotong  ke rumah Paman korban yang bernama Sanusi. selang sekitar 10 menit kemudian korban di bawa ke Puskesmas Sreseh Kabupaten Sampang menggunakan kendaraan pick up yang melintas pada saat kejadian dan korban meninggal dunia di Puskesmas Sreseh,

Kapolres bangkalan, AKBP Boby Pa’ludin tambunan dikonfirmasi melalui Kasubag Humas, Iptu Suyitno menjelaskan, sampai saat ini polisi masih terus memburu pelakunya. “Dari hasil penyelidikan sementara, dugaan motifnya masalah asmara, dan juga hasil penyidikan sementara kasus ini tidak ada kaitannya dengan masalah pileg dan Pilpres,” kata Suyitno, Kamis (18/04/2019).

Dijelaskan Suyitno, untuk mengungkap kasus pembunuhan ini polisi telah meminta keterangan kepada tiga orang saksi yaitu .Paman Korban, Imam Ghozali (38)  warga Desa.Patereman, Kecamatan Modung, Kab.Bangkalan,  Sepupu korban, Badrus (20) warga desa Kolla, Kecamatan Modung. Modung dan Halim (23)  karywan PT. Telkom Surabya warga kampung  Klompang Desa. Kolla Kecamatan Modung Kabupaten  Bangkalan dia yang menolong korban pada saat tergeletak di TKP, serta. Masrudianto (27)  Operator bagian Kren di PT. Sarina Surabaya, warga kampung  Klompang desa. Kolla Kecamatan  Modung Kabupaten. Bangkalan, dia orang yang mengamankan sepeda motor milik korban di TKP. (hib/shb).