Polres Bangkalan Lakukan Tes Psikologi Terhadap Personel Pemegang Senpi

Personel Polres Bangkalan saat mengikuti tes psikologi

Bangkalan, maduranewsmedia.com-Polres Bangkalan melakukan tes psikologi terhadap puluhan personelnya pemegang senpi dan personel calon pemegang senpi. Dalam tes psikologi ini Polres Bangkalan mendatangkan Biro SDM Polda Jawa Timur. “Agenda psikologi ini memang wajib bagi setiap anggota kepolisian yang telah memegang senpi, agar supaya senpi tidak sampai disalahgunakan, Kalau memang tidak layak  maka tidak dianjurkan untuk memegang senpi karena bahaya terhadap diri sendiri dan orang lain,” kata Kapolres Bangkalan, AKBP Wiwit Ari Wibisono, S.H., S.I.K. di aula Serbaguna Mapolres Bangkalan, Jum’at (18/11/2022).

Dikatakan dia, anggota Kepolisian negara Indonesia  yang berhak memegang senjata api harus dilakukan tes psikolog. “Memang dalam tes psikologi ini kami sengaja  datangkan tim psikolog dari  Biro SDM Polda Jawa Timur yang menjadi eksekutor pengecekan. Salah satu tolok ukur kelayakan seorang aparat pemegang perlengkapan dinas kepolisian termasuk  senpi,” jelas Wiwit sapaan akrabnya Kapolres Bangkalan.

Dijelaskan Wiwit, anggota yang di uji tes psikologi yang lolos dan memegang senjata api tidak boleh di gunakan diluar tugas. “Kegiatan ini juga merupakan uji kepatuhan dalam penggunaan senjata api, yang nantinya diharapkan para personil Kepolisian Resor Bangkalan lebih profesional pada penggunaan senjata api dalam melaksanakan tugas,” terangnya.

Ditambahkan Wiwit, jika pemegang senpi tidak lolos pada tes psikologi ini, maka personel yang bersangkutan tidak boleh memegang senjata api dan akan  dipindah alihkan. “Bagi anggota lama apabila tidak lulus test psikologi maka senjata api tidak diberikan dan bahkan akan kita tarik, itu semua sudah peraturan  dan tes psikologi ini dilakukan setahun 1 kali yang langsung di kawal oleh anggota Polda jatim,” tuturnya.

Kapolres Bangkalan mengharapkan dengan adanya tes psikologi ini personel polres Bangkalan lebih profesional dalam menjalankan tugasnya. “Kita berharap dengan adanya tes psikologi ini agar kedepannya para personil kita lebih profesional dalam melaksanakan tugas, yang ikut tes ada juga personel kita dari polsek. Jadi semua personel pemegang senpi  wajib mengikuti tes sebelum memegang senpi, Jadi  tidak sembarangan yang bisa memegang senpi ini Harus ada syarat dan melalui tes juga,” pungkasnya (edi/shb)