Setelah Selama Tiga Tahun Gagal, Pemkab Pamekasan Raih Penghargaan Piala Adipura

Bupati Pamekasan, Badrut Tamam saat mengarak piala Adipura

 

Pamekasan, maduranewsmedia.com– Selama tiga tahun terakhir ini, pemkab Pamekasan gagal mendapat penghargaan piala Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI sebagai Kota bersih dan  pengelolaan tata ruang kota, namun pada tahun 2019 ini,  pemkab  Kabupaten Pamekasan kembali meraih Piala Adopura, dan Piala tersebut langsung diarak  kililing jantung kota Pamekasan.

Arak-arakan  piala Adipura itu rutenya  mulai dari kantor Kecamatan di Jalan Raya Tlanakan dan secara maraton rombongan kirab melintas di  Jalan Trunojoyo, Jalan Niaga, Jalan Jingga,Jalan Jokotole, Jalan Raya Sumenep, Jalan Raya Bonorogo, Jalan Stadion, Jalan Panglima Sudirman dan Arek Lancor hingga titik terakhir ke Pendopo Pemkab Pamekasan. masyrakat kabupaten Pamekasan menyambut dengan antusias serta para siswa siswi  sepanjang jalan yang dilalui rombongan kirab.

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam mengatakan, piala Adipura yang diraih kota berjuluk Gerbang Salam ini merupakan bentuk kerja sama yang baik dari pihak OPD yang telah dikerjakan selama ini, “Piala  Adipura ini bagian dari dampak saja bukan tujuan, dampak dari kerja yang kita lakukan,” kata Badrut Taman, Rabu (16/1/2019)

Bupati Pamekasan mengajak kepada seluruh OPD di Pamekasan untuk selalu berinovasi menjadikan Kabupaten Pamekasan hebat, melakukan inovasi, terus melakukan langkah-langkah yang lebih gesit lebih cepat agar kabupaten Pamekasan maju.

Orang nomer satu dilingkungan pemkab Pamekasan itu menyampaikan terimakasih kepada OPD khususnya Dinas Lingkungan Hidup dan masyarakat Pamekasan yang telah mendorong dan menjadikan Pamekasan hebat “Karena kerjasama, baik antara kita semua keinginan seluruh masyarakat yang ada di Pamekasan akhirnya Adipura yang selama ini ditunggu selama 3 tahun ini bisa kita dapatkan,” katanya.

Ditambahkan Badrut Tamam, dirinya mengajak kepada seluruh OPD untuk mempertahankan piala Adipura yang telah diraihnya saat ini, Sebab persyaratan untuk piala Adipura di tahun yang akan datang dimungkinkan akan semakin bertambah. “Ya tinggal kita bagaimana mempertahankan Adipura ini dengan memperbaiki beberapa hal yang masih belum baik untuk menuju sesuatu yang lebih baik,” tuturnya.

Sementara dari empat kabupaten di pulau garam ini yaitu kabupaten Sumenep, Sampang  dan kabupaten Bangkalan, hanya kabupaten Pamekasan yang mendapat anugrah  penghargaan piala Adipura.(rhm/shb)