Terkendala Cuaca, Produksi Garam Di Bangkalan Terancam Tak Capai Target

Petani garam siap produksi

Bangkalan, maduranewsmedia.com– Produksi garam di kabupaten Bangkalan pada tahun 2022 ini terancam tidak mencapai target hal itu disebabkan karena faktor cuaca yang tidak menentu. “Produksi garam kita saat ini terkendala cuaca, ” kata Kepala Dinas Perikanan kabupaten Bangkalan, Moh Zaini, Jum, at (23/09/2022)

Dikatakan dia, target produksi garam di kabupaten Bangkalan pada tahun 2022 ini sebesar 4 ribu ton. “Kalau melihat cuaca seperti ini kita tidak bisa memprediksi, kalau bicara target produksi memang tidak maksimal, tapi mudah mudahan mencapai target, ” jelas Zaini sapaan akrabnya Kadis Perikanan kabupaten Bangkalan.

Dijelaskan Zaini, sebenarnya jika cuaca normal atas bulan Juli seharusnya para petani garam sudah mulai memproduksi. “Tapi kemarin saya melihat petani garam di desa Labbuhan kecamatan  Sepulu, di kecamatan Kwanyar juga sudah ada yang memproduksi, ” terangnya.

Ditambahkan Zaini, di kabupaten Bangkalan ada beberapa desa dan kecamatan sebagai Daerah penghasil garam. “Daerah penghasil garam itu desa Gilih Barat kecamatan Kamal, desa Pesanggrahan kecamatan  Kwanyar, desa  Bumi Anyar dan Tlagoh kecamatan Tanjungbumi, desa Labbuhan dan maneron kecamatan Sepulu dan desa Muar,a Tolbuk dan desa Ko, ol kecamatan Klampis, ” tuturnya.

Total luas lahan produksi garam di beberapa daerah penghasil garam itu kata Zaini  193,8 hektar. “Alhamdulillah  produksi garam petani kita sudah  memakai  tehnologi geomembran hasilnya bagus dan masa panennya lebih cepat, ” katanya.

Kadis Perikanan kabupaten Bangkalan mengharapkan para petani bisa memproduksi garam, karena harga garam sudah bagus. “Mudah mudahan target produksi garam kita tercapai, karena harga garam sekarang Rp  1.100/kg itu harga pabrik, tapi kalau dijual eceran harganya lebih mahal lagi yaitu Rp  1.259/kg, ” pungkas Zaini. (min/shb).