Bupati Bangkalan R Abd Latif Amin Imron Pantau Lokasi Bencana Longsor Di Kecamatan Galis

Bupati Bangkalan, R Abd Latif Amin saat memantau bencana Tanah Longsor

Bangkalan,maduranewsmedia.com- Bupati Bangkalan, R. Abd Latif Amin Imron bersama Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Bangkalan, Agen Bencana BPBD Prov. Jatim, Dinas PUPR, Babinsa Galis, Kepala Desa Tlagah dan Tokoh Masyarakat Desa Tlagah melakukan Assesment jembatan Di desa Tlagah kecamatan Galis kabupaten Bangkalan yang pondasinya lonsor dan jalan kabupaten penghubung dua kecamatan yaitu penghubung Kecamatan Konang dan Kecamatan Geger yang juga longsor. “Tadi pagi pak bupati langsung turun ke lokasi bencana tanah Longsor,” kata Kepala pelaksana Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Kabupaten bangkalan, Rizal Morris, Ap. M.Si, Kamis (31/12/2020)

Dikatakan dia, bencana tanah longsor terjadi karena  hujan dengan intensitas tinggi pada hari Selasa Tanggal 29 Desember mulai pukul 19.00 Wib sampai dengan pukul 23.30 Wib. “Akibat  bencana tanah longsor itu Jalan Kabupaten penghubung Kecamatan Konang dengan Kecamatan Geger dan Kecamatan Galis  tergerus,” jelas Rizal sapan akrabnya Kepala pelaksana BPBD Bangkalan ini.

Dijelaskan Rizal, selain membuat jalan kabupaten terputus, bencana tanah longsor itu menyebabkan  pondasi jembatan di Desa Tlagah Kecamatan Galis longsor. “Akibat bencana tanah longsor, akses Jalan Kabupaten penghubung Kecamatan Konang dengan Kecamatan Geger dan Kecamatan Galis Terputus. – Jembatan di Desa Tlagah tidak aman untuk dilewati,” terangnya..


.Saat ini kebutuhan yang mendesak kata Rizal, pembangunan penahan jalan sekaligus rekonstruksi Jalan Kabupaten,rekonstruksi pondasi jembatan. di Desa Tlagah Kecamatan Galis.”Jalan Kabupaten longsor sepanjang ± 46 M, lebar 4 M dengan ketinggian tebing ± 50 M, pondasi jembatan longsor di desa Tlagah Kecamatan Galis, yang perlu segera diperbaiki,” katanya. .

BPBD Kabupaten. Bangkalan menghimbau kepada masyarakat untuk berhati hati dan waspada dalam menghadapi musim  penghujan dan cuaca ekstrim. “Saya harap masyarakat lebih berhati-hati,” pungkasnya. (hib/shb)