Dishub Bangkalan Stop Ijin Trayek Baru

Ram Halili

 

Bangkalan,maduranewsmedia.com– Dinas Perhubungan kabupaten bangkalan tidak mengeluarkan ijin trayek baru, hal itu disebabkan karena saat ini Dishub tengah melakukan pengkajian dan penataan trayek. “Selama saya menjabat ini, kita memang mengeluarkan ijin trayek karenakmai tengah melakukan penataan ulang trayek di kota bangkalan,” Kata Kadishub Bangkalan, Ram Halili, Senin (3/4/2017).

Dikatakan dia, penataan trayek ini dilakukan, karena selama ini lalu lintas di kota bangkalan semraut. “Kesemrautan lalu lintas di kota bangkalan ini harus secepatnya diselesaikan dengan pengkajian dan penataan ulang itu,” jelasnya.

Lebih lanjut Ram Halili menjelaskan, selain masalah trayek, kesemrautan lalu lintas di kota bangkalanini juga disebabkan oleh banyaknya taksi plat hitam yang dijadikan angkutan umum. “Makanya setelah dilakukan penataan kedepan kota bangkalan harus bersih dari taksi plat hitam, dan tidak ada lagi kucing-kucingan antara plat hitam dengan aparat kepolisian,” terangnya.

Oleh sebab itu kata Ram Halili, dalam waktu dekat pihaknya akan mengundang apart Kepolisia, Dan lanal Batu Porron, Kodim 0829/bangkalan, Organda dan LSM untuk membahas masalah kesemrautan lalu lintas ini. “Insya Allah tanggal 12 acara akan kita kemas dengan acara cofe morning,” katanya.

Kadishub Bangkalan ini menargetkan penataan ulang trayek dalamkota bangkalan ini bisa tuntas pada bulan Romadhan. “Target kita bulan puasa sudah selesai, dan masyarakat betul-betul menikmati fasilitas dari pemerintah,” tutur Ram Halili.

Sebab kata Ram Halili jika tidak segera dilakukan penataan trayek ini, maka konflik yang terjadi antara taksi plat kuning dan taksi plat hitam tak kunjung selesai. “Penataan trayek ini salah satu tujuannya untuk meminimalkan konflik,” pungkasnya.

Basuni salah soerang supir taksi plat kuning mengaku senang dengan rencana penataan trayek yang akan dilakukan Dishub Bangkalan ini. “Saya harap Dishub betul betul serius dalam melakukan penatana trayek ini, dan saya sangat senang mendengarnya,” kata Basuni. (hib/shb)