Kabupaten Bangkalan Masih Zona Hijau Dalam Penyebaran Virus Corona (Covid-19)

Bangkalan,maduranewsmedia.com– Gugus Tugas Covid-19 kabupaten Bangkalan menyatakan sampai saat in kabupaten Bangkalan mash termasuk zona hijau dalam penyebaran virus Covid-19. “Alhamdulillah, penyebaran Covid19 di Kabupaten Bangkalan masih dapat dikendalikan berkat do’a dan kerja keras semua pihak sehingga sampai saat ini Kabupaten Bangkalan masih termasuk Zona Hijau,” kata humas Gugus Tugas Covid-19 kabupaten, Agus Zain, Rabu (08/04/2020).

Dikatakan dia, sampai hari ini, Rabu, tanggal 8 april 2020, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan, tercatat,Jumlah Orang dalam Resiko (ODR) 12.172 orang, Jumlah Orang Dalam Pemantuan (ODP) 400 orang dan Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 3 orang “1 orang pasien telah meninggal dunia pada tanggal 26 Maret 2020 dari kecamatan klampis, 1 orang pasien dari Kecamatan Bangkalan berdasarkan hasil pemeriksaan Laboratorium BBTKL-PP Surabaya dinyatakan negatif, dan 1 orang pasien dari kecamatan Blega sedang menunggu hasil Laboratorium kedua dari Litbangkes Jakarta,” jelas agus sapaan akrabya humas Gugus Tugas Covid-19 yang juga Kadiskominfo Bangkalan ini..

Dijelaskan Agus, sedangkan jumlah orang Tanpa Gejala (OTG) di kabupaten Bangkalan sebanyak 8 orang. “Orang Tanpa Gejala (OTG) ini adalah seseorang yang tidak menunjukkan gejala virus corona tetapi memiliki resiko tertular dari orang yang positif coron. Kedelapan OTG tersebut berasal dari Kecamatan Tanah Merah 2 orang, Kecamatan Kamal 1 orang, Kecamata .klampis 2 orang, Kecamatan Modung 1 orang, Kecamatan Arosabya 1 orang, dan Kecamatan .Burneh 1 orang,” terangnya..

Ditambahkan Agus, bersama TNI-Polri yang tergabung dalam Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 dengan dibantu oleh para ulama, ormas keagamaan, PMI, dan relawan , telah berhasil mengedukasi masyarakat agar mengikuti anjuran pemerintah guna memotong penyebaran Covid-19 di seluruh  wilayah Kabupaten Bangkalan. “Saat ini masyarakat Bangkalan telah memiliki kesadaran yang cukup baik dalam mematuhi pembatasan ruas-ruas jalan utama yang diberlakukan di Kota Bangkalan. Untuk itu pada kesempatan ini bapak Bupati Bangkalan mengucapkan terima kasih kepada Gugus Tugas Covid19 serta kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Bangkalan atas loyalitas dan partisipasinya  dalam memerangi Covid-19 secara bersama-sama,” tuturnya..

Selanjutnya kata Agus, dalam rangka menghadapi membludaknya pemudik dari luar daerah khususnya dari daerah Zona Merah, Pemkab Bangkalan telah menyiapkan rumah singgah atau ruang untuk observasi dan karantina. Rumah singgah dimaksudkan sebagai tempat observasi dan karantina apabila dari hasil pemeriksaan awal di posko Terminal Bangkalan didapati pemudik yang memerlukan penanganan lebih lanjut. Pemudik akan diarahkan menjalani observasi dan karantina yang di pusatkan di balai diklat dan BLK  kabupaten bangkalan. “Di Rumah singgah ini selain ada petugas medis denagn sarana dan prasarananya, juga ditugaskan personil dari unsur TNI, Polri,BPBD, dan Satpol PP,” pungkasnya. (hib/shb)