Wakil Ketua DPRD Bangkalan Abdurrahman Membantah Telah Lakukan Penipuan  

Wakil Ketua DPRD bangkalan, Abdurrahman saat melakuakn klarifikasi

Bangkalan, maduranewsmedia.com– Wakil Ketua DPRD Bangkalan, Abdurrahman yang di adukan telah melakukan penipuan dengan iming-iming proyek kepada kepala desa di kecamatan Geger ternyata surat pengaduan dari salah satu Kades di kecamatan Geger itu  dibantahnya. “Saya dengan H Rahem memang kenal, tapi tidak akrab dan saya jarang berhubungan denganh H Rahem, begitu juga dengan 12 Kades lain yang konon menanda tangani perjanjian itu saya tidak kenal, apa yang disampaikan H Rahem dalam pengaduan itu tidak benar dan saya tidak pernah menerima uang sepeserpun dari mereka dan dari H Rahem, apalagi mewakilkan kepada seseorang, saya tidak pernah dan saya tidak pernah melakukan itu,” kata politisi Partai Demokrat, selasa (14/2/2017)

Dikatakan dia, dirinya sebagai pimpinan DPRD Bangkalan memang sering ditanyakan tentang kegiatan-kegitan proyek oleh Kades dan tokoh masyrakat. “Saya di DPRD Bangkalan  selaku sebagai pimpinan dewan, bukan hanya H Rahem, ada beberapa kades dan tokoh masyrakat yang menanyakan program kegaitan baik yang bersumber dari APBD, APBD propinsi bahkan dari APBN. kalau ada yang bertanya program ya saya jelaskan, kalau di APBD saya lebih paham karena saya yang membahasnya, kalau APBD propinsi atau APBN ya saya jelaskan sesuia kemampuan saya, tapi kalau membuat komitmen dan meminta uang, saya tidak pernah,” terangnya.

Dijelaskan, adanya pengaduan itu kemungkinan  ada orang yang tidak puas kepada kinerja dirinya. “Jabatan wakil Ketua ini kan jabatan politik,  mungkin ada orang yang tidak puas tehadap kinerja saya, dan kemungkinan itu yang dijadikan sebagai dasar untuk menjelekkan nama baik saya,” tuturnya.

Apakah dirinya akan menuntut balik terhadap orang yang telah menjelekkan nama baiknya itu ? Abdurahman masih akan membicarakan dalam internal partai Demokrat terlebih dahulu. “Saya akan bicara dengan internal demokrat dulu, dan tim lawyer saya,” katanya.

Namun Abddurman sangat menyesalkan kepada Ketua Fraksi di DPRD Bnagkalan yang tidak memberitahukan adanya laporan pengaduan tersebut. “Surat laporan pengaduan  ini kan selan ke DPD Demokrat, Frkasi juga mendapa tembusan surat laporan ini, kenapa kok tidak memberitahukan kepada saya,” pungkas Abdurrahman. (hib/shb)  .

iklan 100x100