HEADLINEPERISTIWAPOLITIK & PEMERINTAHANTERKINI

Upacara Hari Jadi Kabupaten Bangkalan Ke 485 Tanpa Kehadiran Bupati

 

Wakil bupati bangkalan, Mondir A Rofii  saat memimpin Upacara Hari jadi
Wakil bupati bangkalan, Mondir A Rofii saat memimpin Upacara Hari jadi

Bangkalan,maduranewsmedia.com– Upacara dalam rangka memperingati hari jadi kabupaten Bangkalan yang ke 485 yang digelar di halaman kantor pemkab ini tanpa kehadiran bupati bangkalan, RK Muhammad Makmun Ibnu Fuad. Upacara tersebut akhirnya dipimpin oleh wakil bupati bangkalan Ir Mondir A Rofii sebagai inspektur upacara. Tidak diketahui alasannya kenapa Ra Momon sapaan akrabnya Bupati bangkalan itu tidak hadir. Para petinggi pemkab bangkalan bungkam ketika ditanya ketidak hadiran sang Bupati.

Ketua Fraksi PDI-Perjuangan DPRD Bangkalan, Suyitno ketika dimintai komentar tentang ketidak hadiran bupati pada upacara hari jadi kabupaten Bangkalan ini sangat menyangkan ketidakhadiran orang nomer satu dilingkungan pemkab Bangkalan itu. “Bupati ini kan bagian pemerintah tertinggi di kabupaten bangkalan, akan lebih elok kalau bupati hadir dalam upacara hari jadi itu,” kata Suyitno, Senin (24/10/2016)

Dikatakan Suyitno, meskipun sampai saat ini dirinya tidak tahu alasannya kenapa Bupati bangkalan itu tidak hadir dalam upacar ahari jadi kabupaten Bangkalan itu, namun hal itu bukan sewajarnya bagi seorang pimpinan tertinggi. “Tapi kita tidak tahu apa alasannya bupat itu tidak hadir apa ? tapi seharusnya semua pejabat bisa hadir dalam upacara hari jadi itu, termasuk pak Bupati,” kata Politisi PDI-Perjuangan ini.

Dijelaskan dia, upacara dalam memeringati hari jadi kabupaten Bangkalan ini  untuk mengingat sejarah kabupaten Bangkalan. “Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan sejarah, begitu juga dengan upacara hari jadi ini kan sejarah dan motivasi untuk bangkalan ke depan, juga merupakan agenda tahunan pemkab bangkalan,” katanya.

Ketua Komisi C DPRD Bangkalan ini tidak merasa heran dengan tidak hadirnya bupati Bangkalan dalam upacara hari jadi kabupaten Bangkalan yang ke 485, karena di sidang-sidang paripurna DPRD Bangkalan, Bupati bangkalan juga jarang-jarang hadir. “Sidang Paripurna pembahasan perubahan anggaran 2 kali hadirm sementara dalam sidang paripurna lainnya hanya diwakil oleh Wakil bupati dan sekdakab Bangkalan,” tuturnya.

namun kata Suyitno pihaknya meminta agra masyarakat kabupaten Bangkalan tidak berburuk sangka atas ketidak hadiran Bupati bangkalan dalam upacara hari jadi kabupaten bangkalan itu. “kita jangan. negatif thinking, tidak hadirnya pak bupati ini, mungkin memang beliau mempunyai tugas yang sangat penting,” pungkasnya. (hib/shb)