Bupati Bangkalan, R Abd Latif Amin Imron Lepas Santri Baru Ponpes Salafiyah Syafi’iyah Sukerejo Asal Kabupaten Bangkalan

Bupati Bangkalan, R Abd Latif Amin Imron, Ketua DPRD Bangkalan H Muhammad Fahad Serta Ketua MU Bangkalan KH Syarifuddin Damanhuri saat melepas keberangkatan Santri Baru

Bangkalan, maduranewsmedia.com- Bupati Bangkalan melepas keberangkatan santri baru pondok pesantren Sukrejo Situbondo asal kabupaten Bangkalan. pemberangkatan Santri Baru (SABAR 21) ini dikoordinir oleh Ikatan Santri Alumi Salafiyah Syaifi’iyah (IKSASS) rayon Bangkalan dari depan Gedung Pertemuan Ratoh Ebu. “Semoga santri baru Ponpes salafiyah Syafi’iyah dari kabupaten Bnagkalan ini cepat krasan saat berada di pondok nanti,”  kata Ra Latif Sapaan akrabnya Bupati Bangkalan saat melepas SABAR 21 Ponpes Salsaf Sukrejo, Jum,at (04/06/2021).

untuk bisa cepata Krasan di Pondok kata Ra Latif, para santri baru ini harus mengikuti kegiatan-kegiatan yang ada di Ponpes tersebut. “Ini pengalaman saya saat dipondok dulu, jadi kalau ingin cepat krasan, kegiatan – kegiatan yang ada di pondok harus ditekuni, sehingga bisa banyak teman dari berbagai daerah, kalau sudah banyak temannya  insya allah bisa cepat krasan,” jelas Ra Latif yang juga Ketua DPC PPP Bangkalan ini

Selain itu kata Ra Latif, santri baru kalau ingin cepat krasan di pondok harus saling membantu teman-temannya. “saya di pondok dulu ketika ada mata pelajaran yang belum saya pahami bisa saling tanya sesama teman, dan  kalau hal hal ini dilakukan, santri baru bisa cepat krasan,” terangnya.

Yang membuat Santri baru itu tidak krasan di Pondok, imbuhnya, biasanya santri baru itu kangen kepada orang tua dan teman-temannya. “Saya sudah pernah merasakan, i pondok itu ada suka dan adakalnya sedih-lah, biasanya ketika rindu kepada orang tua dan teman-teman,” tuturnya.

Ra Latif mengharapkan, agar santri baru ponpes Salafiyah Syafi’iyah Sukerejo dari kabupaten Bangkalan rajin belajar dan menutut ilmu sebanyak-vbanyaknya saat berada di pondok pesantren, “Harapan kami kepada  teman teman santri baru, tekun belajar di Ponpes, menimba ilmu sebanyak mungkin dan meraih ciata cita setingga mungkin sehingga nanti bisa menjadi sumber daya manusia yang unggul di kabupten Bangkalan,” katanya.

Ditambahkan Ra Latif, pihaknya bersyukur, karena pemkab Bangkalan pada pemberangkatan santri  tahun ini bisa memberikan fasilitas rapid antigen gratis baik kepada santri lama maupun kepada santri baru yang kembali ke ;ponpes masing-masing. ”Rapid antigen gratis   bagi santri yang ingin kembali ke ponpes,   kalau santri lama bisa menunjukan kartu santri, sementara  kalau yang baru masing masing ponpes saat sudah ada koordinatornya, sehingga koordinator ini  bisa memfasiltasi,untuk  mendapatkan pelayanan rapid antigen gratis,” ujarnya.


Sementara itu, Ketua Tanfidzy IKSASS Bangkalan, H Hoiri Zama S.H.I, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Bangkalan, R Abd Latif Amin Imron yang telah memberikan rapid tes gratis kepada santri baru maupun santri lama Ponpes Salafiyah Syafi’iyah. “Saya samapaikan terima yang sebanyak banyak kepada poak bupati yang telah memberikan raid antigen secara gratis,” pungkasnya.

Pemberangkatan santri Baru (SABAR 21) Ponpes Salafiyah Syafi’iyah oleh IKSASS rayon Bangkalan Selain Ra Ltif, juga dihadiri oleh Ketua DPRD Bangkalan, H Muhammad Fahad, Kapolres Bangkalan, AKBP Didik Hariyanto, S.I.K, ketua MUI Bangkalan, KH Syarifuddin Damanhuri serta para Almuni Ponpes Salsaf yang tergabung dalam IKSASS Rayon Bangkalan. (min/shb)