Air Hujan Meluap, PDAM Alihkan Suplay Air Ke Pelanggan Dari Pocong Ke Tangkel

bendungan sementara di pocong untuk mengantisipasi agar air hujan drai sawah tidak merembes

 

Bangkalan,maduranewsmedia.com-Setiap musim hujan tiba, air sungai di sekitar Sumber pocong selalu meluap, dan membuat air baku di sumber pocong keruh.  Untuk  mengantisipasi agar suplay air ke pelanggan tidak terganggu, PDAM mengalihkan suplay air ke pelanggan dari Pocong ke Tangkel. “Kalau air sungai meluap akibat hujan deras, mesin Pompa di Pocong kita matikan, dan untuk Suplay air ke pelanggan kita alihkan ke mesin pompa di Tangkel,” kata Direktur PDAM Sumber Pocong Bangkalan, Andang Pradana, Ahad (30/12/2018).

Dikatakan dia, selain mematikan mesin pompa, agar supaya air hujan yang mengalir dari sawah itu tidak merembes ke air penampungan, pihaknya juga membuat bendungan sementara berupa plengsengan sederhana yang terbuat dari karung yang diisi dengan pasir. “Bendungan ini kita buat agar air sawah tidak merembes, kalau sudah air sawah meluap seperti ini, mesin pompa di Pocong kita matikan selama 12 jam, hingga air baku betul betul jernih,” jelas Andang panggilan akrabnya Direktur PDAM sumber Pocong Bangkalan ini.

Dijelaskan Andang, dengan mengalihkan suplay air dari Pocong ke mesin Pompa yang ada di Tangkel, Suplay air ke pelanggan yang ada di kota tidak terganggu. “Suplay air ke 70 ribu pelanggan di kota bisa diatasi dengan mesin pompa yang ada di Tangkel. Dengan kapasitas 80 liter/detik kemudian ditambah dengan suplay dari Mesin pompa yang di :ada Pocong dengan kapasitas 40 liter/detik, insya Allah tidak ada masalah,” terangnya.

Ditambahkan Andang, fenomena alam yang terjadi setiap tahun dan setiap musim hujan ini kedepan akan dibuatkan bendungan secara permanen. “Masak kita biarkan, kita harus berbuat dengan akan membangun bendungan permanen,” tuturnya.

Disamping itu kata Andang, PDAM Bangkalan masih menunggu penyerahan Water Treatmen dari BPWS. “Kalau nanti Water Treatmen itu sudah diserahkan ke kita, kita punya  cadangan air untuk pelanggan dengan kapasitas 100 liter/detik, dengan asumsi untuk 10 ribu pelanggan.kalau memang nanti diserahkan ke kita, air itu akan disuplay untuk pelanggan di kota,” pungkasnya. (hib/shb)