Anggota Komisi V DPR RI, H Syafiuddin Siap Perjuangkan Anggaran Pembangunan Infrastruktur Di Daerah Rawan Air Bersih Di Kabupaten Bangkalan

 

: Anggota DPR RI H Syafiuddin Asmoro bersama kepala Dinas dilingkungan pemkab Bangkalan saat menjadi nara sumber dalam acara Diskusi

Bangkalan, maduranewsmedia.com- Anggota komisi V  DPR RI, H Syafiuddin Asmoro, siap memperjuangkan anggaran untuk pembangunan infrastruktur di daerah rawan air bersih agar supaya kabupaten Bangkalan bebas dari masalah kekeringan. “Saya melihat masalah kekeringan ini sudah menjadi masalah yang klasik, maka dari itu kita akan bekerjasama dengan pemerintah kabupaten Bangkalan dan kita akan memperjuangkan anggarannya,  memang di komisi V  bidangnya infrastruktur dan ada korelasi-nya dengan apa yang disampaikan oleh teman-teman mahasiswa, oleh sebab  kita akan perjuangkan secara maksimal,” kata Syafi sapaan akrabnya anggota DPR RI dapil Madura dari PKB itu disela-sela acara  Diskusi kedaerahan oleh himpunan mahasiswa Bangkalan (Himaba), Ahad (11/10)

Dikatakan dia, untuk mengatasi masalah kekeringan dan kesulitan air bersih pada saat musim kemarau ini, pemerintah kabupaten bangkalan harus melakukan perencanaan yang baik. “Makanya pemkab harus merencanakan pembangunan dari awal, seperti membuat tempat tempat air bersih, walaupun itu anggarannya besar,” jelas Syafi.

Dijelaskan Syafi, perencanaan yang dimaksud itu adalah pemkab harus melakukan pembebasan lahan yang ada cekungan cekungan sumber mata air yang bagus dan untuk pembuatan embung. “Pemerintah pusat akan membantu dalam pembebasan lahan untuk.pembangunan embung ini,” terangnya.


Anggota Komisi V DPR RI Kelahiran Tanah Merah ini sangat mengapresiasi apa yang lakukan Himaba. “Saya apresiasi acara ini, eksekutif Bangkalan memohon lah kepada pemerintah pusat untuk mengatasi masalah kekeringan ini, karena biar bagaimanapun aspirasi dari teman –teman mahasiswa dan masyarakat betul betul diakomodir oleh pemerintah kabupaten bangkalan,” tuturnya.

Sementara itu Kepala Bappeda bangkalan, Eko Setiawan, menjelaskan, pemkab bangkalan akan melakukan pengeboran di daerah rawan air bersih  yang mempunyai potensi akan sumber mata air. “Kekeringan ini tidak bisa kita menghindari pemerintah berupaya mengurangi kekeringan ini, dan daerah daerah rawan air yang mempunyai potensi akan dilakukan pengeboran, memang secara tehnis tidak memungkinkan, tehnisnya kita akan membangun tandon air dengan memanfaatkan air hujan dan pembangunan embung,” pungkasnya.(hib/shb)