HEADLINEKESEHATANPERISTIWAPOLITIK & PEMERINTAHANTERKINI

Di Bangkalan Tingkat Penularan Penyakit Kusta Masih Tinggi

susana seminar penyakit Kusta
susana seminar penyakit Kusta

Bangkalan, Maduranewsmedia.com– Tingkat penularan penyakit Kusta di kabupaten bangkalan sampai saat ini masih tinggi, hal itu disebabkan karena masyarakat masih menyakini bahwa penyakit tersebut adalah penyakit akibat kutukan dan tidak bisa disembuhkan. “Penyakit kusta ini dianggap mitos oleh masyarakat, sehingga penderita kusta malu berobat. Padahal kalau diobati penyakit kusta ini bisa sembuh total,” kata Kadinkes Bangkalan, Nur Aida Rachmawati usai membuka acara seminar kusta di aula hotel Ningrat, Jum,at (04/03/2016).

Dikatakan Nur Aida Rachmawati, karena masyarakat malu berobat dan masih menganggap penyakit kusta ini adalah pekait kutukan, maka jumlah penderita penyakit kusta di kabupaten Bangkalan tetap stabil dan belum ada penurunan. “Ada sebanyak 310 orang penderita penyakit kusta, makanya jumlah penderita penyakit ini stabil belum ada penurunan yang signifikan,” jelas Nur Aida yang juga mantan Kepala Puskesmas Klampis ini.

Lebihg lanjut nur Aida Rachmawati menjelaskan, Dinkes kabupaten bangkalan mengaku kesulitan untuk menemukan penderita kusta ini, karena ketika petugas dari Dinkes mencari penderita kusta, keluarganya penderita menyembunyikannya. Dengan.  “Petugas kita ini seringkali mencari penderita dari rumah ke rumah,  tapi yang sakit ini disembunyikan, mereka malu,” katanya.

Makanya kata Nur Aida, kegiatan intensifikasi penemuan kusta dan farmbusia di kabupaten Bangkalan menempati urutan ke 4 se jawa Timur, tahun 2015 ditemukan kusta sebanyak 310 orang, dengan proporsi kasus kusta basah (MB) sebesar 88 persen, sedangkan kasus. Sebanyak 38 atau 12 persen dan kusta cacat 2 sebanyak 23 orang atau 7 persen. “Kecamatan tertingggi untuk penderita kusta itu adalah kecamatan Konang, kemudian Kokop dan kecamatan Blega,” pungkasnya. (hib/shb)