DLH Bangkalan Ajari Para Pengelola Bank Sampah Pola Dan Sistem Pengelolaan Sampah Rumah Tangga

acara sosialisasi

Bangkalan,maduranewsmedia.com– Untuk mengurangi pengangkutan Sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Dinas Lingkungan Hidup kabupaten Bangkalan menggelar acara Sosialisasi pengelolaan sampah 3 R (Reuse, Reduce dan Recyle ) melalui Bank sampah kepada Pengelola Bank sampah, Petugas Kelurahan dan Ketua PKK se kabupaten Bangkalan.”Volume Sampah di kabupaten Bangkalan setiap tahun itu 140 ribu ton, sesuai dengan perpres sejak tahun 2014 pemerintah kabupaten kota harus bisa mengurangi sampah itu sebesar 30 persen per tahun, makanya kita gelar acara ini,” kata Kepala Dinas Lingkungan  Hidup kabupaten Bangkalan, Ir Ishak Sudibyo disela-sela acara Sosialisasi pengelolaan sampah 3 R (Reuse, Reduce dan Recyle ) melalui Bank sampah di aula Hotel Ningrat Bangkalan, Kamis (29/11/2018).

Dikatakan dia, dengan digelarnya acara ini pihaknya berharap bisa mengurangi sampah sebesar 30 persen/tahunnya. “Harapan kita sampah 30 persen itu bisa di kelola oleh penghasil. 30 persen dari 140 ribu ton itu ya sekitar 900 ton/tahun,” jelas Yoyok panggilan akrabnya Ishak Sudibyo.

Upaya yang akan dilakukan DLH kata Yoyok, akan memperbanyak bank sampah atau komunitas lingkungan yang mengelola sampah. “Jadi sampah-sampah itu nanti dipilah oleh penghasil sampah, kemudian dikelola kelompok- kelompok masyarakat sampah yang. Dan kedepan untuk di tempat-tempat ramai,  pembuangan-pembuangan tempat umum, akan bisa mengelola Sampah sendiri, artinya tidak ada proses pemisahan antara sampah organik dan un organik. ya akan kita kelola, kita jual, kalau sampah yang organik kan bisa dibuat komposter,” terangnya.

Sementara itu, Ketua panitia pelaksana, Imam Syafri, mengatakan salah satu dampak aktifitas pola hidup komsumtif masyarakat, yang kian hari semakin instan dan sisi lain meningkatnya pertambahan penduduk berpengaruh pada jumlah timbulan sampah dari sisi lingkungan hidup adalah terjadinya pencemaran lingkungan akibat gaya atau pola hidup konsumsi masyarakat sehingga menimbulkan dampak   pencemaran air udara dan tanah yang merupakan persoalan serius. “Hal inilah yang menjadi latar belakang kegiatan sosialisasi ini,” kata Imam Syafri.

Tujuan dari kegiatan ini kata Imam Syafri, untukmemberikan gambaran pola dan sistem pengelolaan sampah atau sampah rumah tangga sesuai ketentuan bagi masyarakat di kabupaten Bangkalan, meningkatkan pemahaman dalam melakukan pengelolaan sampah atau sampah rumah tangga yang dihasilkan, meminimalisir terjadinya dampak negatif yang ditimbulkan dari hasil kegiatan rumah tangga, peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan sampah atau sampah rumah tangga.

Pengeloa Bank sampah An-Nuriyah kecamatan Arosbaya, Supandi, pihkanya bersykur bisa mengikuti kegiatan sosialisasi tersebut. “Kita akan semakin semangat dalam mengelola sampah dan memanfaatkannya sebagai kegaiatan ekonomi, sampah yang berupa plastik dan kertas sudah kita mulai, Alhamdulilah jalan,” pungkas Supandi.

acara Sosialisasi pengelolaan sampah 3 R (Reuse, Reduce dan Recyle ) melalui Bank sampah di aula Hotel Ningrat Bangkalan mengundang nara sumber Praktisi dan pemerhati lingkungan dari Propinsu Jatim dan Ketua bank sampah Lovender. (hib/shb)