Kurangi Angka Pengangguran, Disperin Naker Bangkalan Gelar Pelatihan Berbasis  Kompetensi

peserta pelatihan Kejuruan Otomotif Sepeda Motor, saat praktek

 

Bangkalan,maduranewsmedia.com- Untuk mengurangi angka pengangguran di kabupaten Bangkalan, Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperin Naker) menggelar pelatihan berbasis kompetensi tahap II. “Pelatihan ini kita mulai sejak tanggal 21 Maret 2019, tujuan dari pelatihan ini untuk mengurangi angka pengangguran melalui penciptaan lapangan kerja secara mandiri maupun melalui keterlibatan pelaku usaha atau industri),” kata Kepala Disperin Naker kabupaten Bangkalan, Amina Rachmawati melalui Kepala Balai Latihan Kerja (BLK), Azhar, Kamis (11/4/2019).

Dikatakan Azhar, sedangkan maksud dari penyelenggaraan pelatihan ini adalah untuk menciptakan SDM yang kompeten. “Dengan harapan agar mereka para peserta pelatihan nantinya dapat mengakses pasar kerja dan mampu bersaing sesuai dengan keterampilan yang mereka miliki,” jelasnya..

Dijelaskan Azhar, pelatihan Berbasis Kompetensi Tahap II ini, diikuti oleh 96 orang peserta dengan 6 kejuruan. “Ada 8 orang instruktur yang telah mempunyai sertifikat pelatihan sebagai instruktur yang telah mempunyai kompetensi teknik dan kompetensi metodologi, 1 orang instruktur FMD dan 1  orang pemateri Softskills oleh Profesional,” terangnya.

Ditambahkan Azhar, ke-6 kejuruan itu antara lain; Kejuruan Desain Grafis dilaksanakan selama 320 Jam Pelatihan (Jampel) atau 40 hari dengan peserta 16 orang, Kejuruan Otomotif Sepeda Motor dilaksanakan selama 280 jampel  atau 35 hari,dengan peserta 16 orang, Kejuruan Menjahit dilaksanakan selama 280 jampel  atau 35 hari dengan peserta 16 orang, Kejuruan Las dilaksanakan selama 280 jampel atau 35 hari dengan peserta 16 orang, Kejuruan Teknisi Audio Video dilaksanakan selama 240 jampel atau 30 hari  dengan peserta 16 orang dan  Kejuruan Bordir dilaksanakan selama 200 jampel  atau 25 hari  dengan peserta 16 orang

Setelah selesai mengikuti Pelatihan Berbasis Kompetensi di BLK Disperin Naker Bangkalan dan dinyatakan lulus kata Azhar, para peserta pelatihan ini akan mengikuti Sertifikasi Uji Kompetensi yang dilaksanakan oleh Badan Nasional Sertifikasi (BNSP) melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). “Jadi setelah pelatihan di BLK Bangkalan ini masih ada kelanjutannya lagi,” pungkas Azhar. (hib/shb)