Melihat Persiapan UNBK SMP di Pelosok desa di Kabupaten Bangkalan, Untuk Dapat Signal Modem Ditinggikan Hingga 14 Meter

Modem yang ditinggikan hingga belasan meter

Bangkalan,maduranewsmedia.com– Pada ujian Nasional tahun ini, semua SMP di kabupaten Bangkalan mealkasanakan Ujian Nasional Berbasis komputer (UNBK). Berbagai upaya dilakukan oleh sekolah-sekolah SMP swasta maupun  negeri yang ada di pelesok-pelosok desa di kabupaten bangkalan seperti di kecamatan Kokop, Konang dan Tanjung Bumi. Agar sisnyalnya kuat, sekolah penyelenggara UNBK yang ada di pelosok desa itu harus meninggikan modem hingga 14 meter. “Karena untuk memperoleh signal, Modem harus ditempatkan ditempat tertentu dengan memakai tiang besi tiga lonjor,” kata Kasi Kurikulum dan Penilaian SMP Disdik Bangkalan, Risman Iriyanto, Rabu (14/3/2018)

Dikatakan dia, kalau modem tidak ditinggikan, signal di sekolahn tersebuit kecil dan sering putus-putus. “Ya setelah ditinggikan modemnya hingga belasan meter, signal lebih kuat dan tidak putus-putus, ini cara sekolah yang ada di pelosok untuk mengatasi masalah jaringan,” jelas Risman Iriyanto.

Dijelaskan Risman, memang selama simulasim UNBK yang telah dlakukan dua kali, kendala yang yang dihadapi adalah masalh jaringan  dan listrik. “Jadi sekolah penyelenggara yang ada di desa itu ada yang menggunakan modem kecil yang seperti flasdisk, kalau yang memakai modem besar harus di tinggikan,” terangnya.

Lebih lanjut Risman menjelaskan, dalam pelaksanakan UNBK nanti, ada 380 server dan 56.22 komputer klien dengan jumlah sekolah yang menyelenggarakan UNBK secara mandiri 106 sekolah dan yang numpang ke sekolah lain 110 sekolah. “Kalau total peserta UNBK di kabupaten Bangkalan itu sebanyak 11.051 siswa,” tuturnya.

Ditambahkan Risman, kendala-kendala yang dihadapi selama 2 kali simulasi dicarikan solusinya. “Simulasi ini tujuannya kan bukan untuk try out siswa, tapi untuk memastikan apakah peralatannya berjalan dengan baik atau tidak,” katanya.

Oleh sebab itu kata Risman sebelum pelaksanaan UNBK yaitu tanggal 23 hingga 26 April, Dinas Pendidikan kabupaten Bangkalan masih akan melaksanakan simulasi terakhir atau gladi bersih. “Insya Allah simulasi terkahir akan kami laksanakan tanggal 19 hingga 20 Maret dan simulasi ini sekaigus gladi bersih,” pungkasnya. (hib/shb).

iklan 100x100