Pembacokan Fotografer Warga Geger Diduga Dilatar Belakangi Masalah Asmara

ilustrasi

Bangkalan,maduraewsmedia.com- Pembacokan yang menimpa seorang fotografer HY (32) di  dusun Buseleh desa Dabung kecamatan Geger di duga dilatar belakangi masalah asmara. pelaku NR (32) nekad membacok korban karena cemburu, sebab mantan isteri pelaku LL yang berprofesi sebagai perias manten sering diganggu oleh korban  “Adapun motif pelaku cemburu, karena mantan istrinya pelaku diganggu korban,” kata Kapolsek Geger, AKP Hartanta, Senin (04/12/2020)


Dikatakan dia, peristiwa pembacokan itu terjadi sekitar pukul 12.30 wib, pada saat itu korban  tengah memperbaiki lampu ditoko milimk mertuanya. “TKP-nya didesa Dabung Kecamatan Geger di toko milik mertua korban,” jelas Hartanta.

Dijelaskan Hartanta, Pada saat korban memperbaiki lampu itulah, tiba-tiba pelaku NR langsung mendatnagu HY dan membacok korban mengenai paha kiri. “Setelah melakukan pembacokan pelaku langsung melarikan diri ke arah timur. sedangkan korban langsung ke Puskesmas Geger untuk mendapatkan perawatan, namun sesampai di puskesmas korban meninggal dunia,” pungkasnya. (hib/shb)