Peringati Hari Pahlawan, Mahasiswa Prodi KPI UINSA Gelar Donor Darah

panitia donor darah saat menjemput Wakil Rektor tiga UINSA Ma’shum

Surabaya,maduranewsmedia.com-Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA), Menggelar acara donor darah untuk memperingati hari Pahlawan. Kegiatan yang diselenggarakan Oleh Mahasiswa KPI semester 5 dilaksanakan, Senin  (12/11/2018) di gedung Fakultas Dakwah dan Komunikasi UINSA, acara donor darah tersebut bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dimulai pukul 10.00 WIB dan berakhir pukul 13.35 WIB.

Acara Donor darah ini  merupakan  tugas Ujian Tengah semester (UTS) yang diberikan oleh Dosen Pengampu Mata Kuliah Manajemen Event dan Kewirausahaan semester lima,  Tayib,  Dosen UINSA itu  menggiring mahasiswanya untuk kreatif dalam mengembangkan ide dan memanfaatkan moment untuk menggelar sebuah event. “Saya itu berusaha mengarahkan anda agar bisa membuat suatu event yang menarik, contohnya donor darah di hari pahlawan,” kata Tayib

Dari sumbangsih ide acara yang diberikan Dosen UINSA itulah, mahasiswa mencoba berinofasi dan lebih membangunnya menjadi sebuah acara yang tah hanya diminati, namun juga mngandung unsur kepahlawanan. “Ya Kalau dulu kan pahlawan itu berjuang menumpahkan darahnya lewat peperangan, namun sekarang sudah tidak ada lagi perang, maka dari itu salah satu bentuk perjuangan dengan mendonorkan darah untuk keselamatan banyak jiwa di NKRI,”  kata Ketua Panitia acara Donor Darah,  Aditiya Febriansah

Dikatakan Aditya Febriansah, acara  donor darah ini melibatkan tiga puluh enam panitia berkostum doreng, layaknya pakaian tentara. Acara ini dihadiri oleh Wakil Rektor tiga UINSA Ma’shum.  uniknya ketika dijemput oleh mahasiswa dan akan diarak menggunakan kendaraan elektrik, Ma’shum menolaknya dan ia memilih untuk berjalan kaki bersama panitia dari gedung Rektorat  menuju lokasi acara donor darah.

Wakil Rektor tiga UINSA Ma’shum mengapresisasi kegiatan donor darah yang digelar oleh Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam tersebut dan dia berharap semoga bermunculan kegiatan lain yang tak kalah kreatifnya. “Saya bangga ya, sekarang mahasiswa lebih kreatif, dan memang perlu digalakkan pemikiran yang kreatif dan dinamis di kalangan anak muda, kiarena mahasiswa itu sangat berperan penting”. Ucap pria berkemeja putih tersebut.

Selain dari Wakil Rekor tiga UINSA, Ma’shum, kegitan ini juga mendapat apresiasi dari Kepala Program Studi (KAPRODI) KPI. “Saya senang yah banyak sekali yang antusias menyumbangkan darahnya. Karena pahlawan tidak hanya berperang, mau mendonorkan darah juga pahlawan, karena itu hal yang bermanfaat bagi umat”. Tuturnya yang juga ikut serta mendonorkan darahnya.

Namun sangat disayangkan, dalam acara donor darah yang menerima 107 orang, hanya 19 kantong darah yang di dapatkan. Angka ini merupakan angka yang sangat jauh dari para pendaftar. Hal ini disebabkan karena banyaknya pendonor yang tak memenuhi syarat donor darah, seperti kekurangan Hemoglobin, tekanan darah rendah, dan kurang tidur serta sakit ringan seperti batuk  sehingga mengakibatkan  calon pendonor ditolak.(*/)