HEADLINEPOLITIK & PEMERINTAHANTERKINI

Tekan Harga Beras, Disdag Bersama TPID Bangkalan Gelar Pasar Murah Beras

Sekretaris TPID kabupaten Zainal Alim saat memonitoring pasar beras Murah yang digelar Dinas Perdagangan

Bangkalan,maduranewsmedia.com– Harga beras yang terus melambung belakangan ini terus disikapi oleh pemkab Bangkalan. Ju, mat (27/10/2023) Dinas Perdagangan bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menggelar pasar beras murah. “Dalam kegiatan pasar beras murah ini kita bekerjasama dengan gudang Bulog, ” kata Sekretaris TPID kabupaten Bangkalan, H Zainal Alim disela sela pelaksanaan pasar beras Murah di depan Gedung pertemuan Rato Ebu.

Dikatakan dia, untuk menekan inflasi daerah khusus nya beras, sebelumnya Dinas Ketahanan pangan, Dinas Pertanian, Bagian Perekonomian dan Dinas Perdagangan telah menggelar kegiatan yang sama. “Salah satu tugasnya TPID ini adalah memberikan pengawasan sekaligus ikut serta dalam penekanan angka inflasi yang ada di daerah, ” Zainal sapaan akrabnya Sekretaris TPID yang juga Kabag Perekomian Setkab Bangkalan ini.

Dijelaskan Zainal, pasar murah beras ini salah satu kegiatan didalam menekan inflasi daerah. “Salah satunya yang kita lakukan sekarang ini untuk menekan inflasi dengan  gerakan pasar murah atau pangan murah dan 9 bahan pokok, ” terangnya.

Ditambahkan Zainal, karena saat ini yang lagi viral adalah harga beras, maka digelar pasar murah beras. “Sementara ini yang dipandang sangat viral di masyarakat kenaikan yang sangat signifikan adalah beras. Maka dari itu  kita berupaya agar penekanan inflasi ini khususnya harga beras tidak melambung, kita lakukan kegiatan penjualan beras ini agar  masyarakat tetap bisa menjangkau, ” tuturnya.

Pasar murah beras tersebut akan digelar setiap minggu. “Untuk menekan inflasi daerah, Insya pasar murah beras ini akan dilaksanakan setiap minggu, baik oleh Dinas Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian dan   Bagian Perekonomian, ” katanya.

Sementara itu Kabid Perdagangan, Dinas Perdagangan kabupaten Bangkalan Delly Septiana menjelaskan, jumlah beras yang dijual dalam operasi pasar beras murah ini 8 ton  dengan harga Rp 54 ribu/saknya.(min/shb)