Realisasikan Janji Politiknya, Bupati Bangkalan R Abd Latif Amin Imron Cairkan Insentif Guru Madin dan Guru Ngaji

Bupati Bangkalan, R Abd latif Amin Imron saat memberikan sambutan

Bangkalan,maduranewsmedia.com– Para guru Madrasah Diniyah (Madin) dan guru ngaji di kabupaten Bangkalan bisa tersenyum lebar. Pasalnya, Bupati Bangkalan, R Abd Latif Amin Imron telah mencairkan insentif  bagi mereka. “Pemberian insentif untuk guru madrasah dinyah dan guru ngaji ini merupakan realisasi dari janji kami pada saat kampanye,” kata Ra Latif sapaan akrabnya Bupati Bangkalan dalam acara siremonial pemberian insentif guru madin dan guru ngaji tahap I di pendopo Agung Bangkalan, Senin (11/05/2020).

Diktakan dia, nnsentif guru Madin dan guru ngaji ini diberikan kepada 9.342 orang penerima yang berasal dari 18 kecamatan dengan besaran insentif Rp 200 ribu setiap bulan dan dibagi tiap 3 bulan sekali melalui tansfer rekening ke masing – masing penerima. “Pemberian insentif kepada guru madin dan guru ngaji  ini adalah salah satu upaya pemerintah kabupaten Bangkalan   dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jela Ra Latif.

Dijjelaskan dia, pemberian insentif guru madrasah diniyah, dan guru ngaji ini sudah berjalan selama tiga tahun dimulai dari tahun 2018 sampai sekarang. “Dengan intensif ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan bagi guru madrasah diniyah dan guru ngaji serta untuk meningkatkan semangat pengabdian dan perlindungan jaminan sosial bagi guru madrasah diniyah dan guru ngaji di kabupaten bangkalan,” terangnya..

Dengan adanya pemberian insentif kepada guru madin dan guru ngaji kata Ra Latif, para guru Madin dan guru ngjai bisa mentransfer ilmu agamanya. “Atas dasar inilah,  saya berharap kepada penerima insentif guru madrasah diniyah dan guru ngaji untuk dapatnya mentransfer ilmu agama dan meningkatkan kwalitas membaca alquran lebih baik kedepannya,” tuturnya.

bupati Bangkalan, R Abd latif Amin imron saat menyerahkan insentif secara simbolis

Ditambahkan Ra Latif, dalam upaya pencegahan wabah covid 2019 pihaknya mengharapkan kepada penerima insentif guru madrasah diniyah dan guru ngaji untuk dapatnya membantu dan berperan aktif dalam rangka pencegahan virus corona dengan melakukan edukasi secara berkesinampungan kepada masyarakat melalui arahan maupun himbauan? “Sekali lagi saya ingatkan mari kita bersama – sama melaksanakan upaya pencegahan covid 19 dengan melaksakan secara penuh konsekuen semua protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah terutama upaya memutus mata rantai penyebaran melalui physical dintancing atau menjaga jarak,” katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Bangklan, Bambang Budi Mustika, menjelaskan, pemberian insentif kepada guru Madin dan guru ngaji ini diberikan secara simbolis. “Pemberian secara simbolis ini  di wakili 1 orang per kecamatan,” jelas Bambang sapaan akrabnya Kadisdik bangkalan ini.

Dijelaskan Bambang, pemberian insentif keapada guru madin dan guru ngaji ini merupakan Program kerja Dinas pendidikan kabupaten Bangkalan. “Pencairan ini adalah pencaran tahap pertama untuk Januari, Pebruari dan bulan Maret tahun 2020,” pungkasnya. (*/hib/shb)

.