Saat ini ADD dan DD Jadi Pengawasan Polisi

Wakapolres Pamekasan

 

Pamekasan,maduranewsmedia.com- Pengawasan dana desa (DD) maupun anggaran dana desa (ADD) menjadi pengawasan estrim bagi pihak ararat kepolisian hususnya di kabupaten pamekasan kembali mengingatkan kepala desa (kades) untuk tidak menyelewengkan dana teesebut.

Waka Polres Pamekasan, Kompol, Harnoto mengatakan, kades yang terungkap menyelewengkan DD-ADD wajib diproses hukum. “Jangan main-main dengan DD-ADD, tidak boleh diselewengkan. Dana ini harus memberikan dampak kepada masyarakat. Bukan untuk pribadi,” kata Harnoto, Kamis, (26/10/ 2017).

Untuk mengantisipasi penyelewengan dana  tersebut, Polres Pamekasan melibatkan Babhinkamtibmas, polsek dan pemerintah kecamatan untuk mengawasi penggunaannya. “Kami sudah menerima imbauan dari Polri untuk megawasi penggunaan DD-ADD dan kami sudah mensosialisasikan ini kepada seluruh kades di Pamekasan,” ungkapnya

Ditambahkan  Harnoto, terkait penggunaa DD-ADD sudah menjadi atensi untuk terus diawasi, karena belakangan banyak Kades dan pejabat yang terlibat kasus hukum karena menyalahgunakan dana tersebut. “Kalau main-main dengan penggunaan dana desa tahu sendirilah akibatnya,” tandasnya.

ini sudah perintah bapak Kapolri, dan kemarin desa berdasarkan perintah langsung presiden jokowi dodo agar dana desa di perketat pengawasannya. Bahkan  sudah melakukan sosialiasi terkait pengawalan dana desa,”pungkasnya. (rhm/shb)

 

iklan 100x100